Minggu, 29 Juli 2012

Musafir

0 comments

saat di sini masih musim salju, dirimu datang menyapaku
hingga karena mu,
berubah lah musim salju menjadi musim semi.
bunga-bunga riang tumbuh, seakan-akan selama-lamanya ia tumbuh.
angin dengan lembut membelainya,
membelai mu juga musafir
cintaku pastilah lebih lembut dari belaian angin musim semi itu

sampai lah pada musim penghujan
bunga-bunga mulai layu karena derasnya hujan
hingga badai pun datang
hingga kemarau pun datang
hingga daun pun berguguran
hingga dirimu resah
menyiapkan langkah kaki mantap meninggalkan tempat ini.
kuda mu siap membawa mu pergi jauh

tidak kah dirimu lelah musafir?
tidak kah dirimu ingin lebih lama disini?

jangan pergi musafir,
menetaplah
karena sesungguhnya, disini
di tempat ini, telah kubuatkan istana megah untuk mu
batu batanya tersusun rapi
warna cat-nya emas bercampur biru
lantainya putih bersih
langit-langitnya tinggi
lapangan rumputnya luas

namun, udara yang sangat dingin,
menusuk tajam kulitmu.
badai yang datang,
mengobrak-abrik istana megahmu.
menghancurkan segala asa mu
asa ku
 hingga kamu cambuk kudamu sekuat-kuatnya
kuda mu mengerang
berlari sekencang-kencangnya
membawa mu pergi
entah kemana

Arnova Reswari
20.00 WIB
 Jambi
ternyata saya berbakat bikin puisi abstrak!^^,V

Jumat, 27 Juli 2012

Uang dan Batu

0 comments
Dahulu kala ada sebuah kisah, seorang pemudi sedang berjalan sendiri. Jauh perjalannan yang akan ia tempuh. Tanpa bekal, sepertinya ia cukup tangguh dengan mengandalkan dirinya dalam perjalannan jauh tersebut. Kemudian, setelah jauh berjalan, pemudi itu menemukan uang. Meski kaget, tanpa pikir panjang, ia ambil uang itu. "Lumayan buat bekal", gumamnya.

Terus berjalan, dan lagi-lagi ia menemukan uang. Dan sekarang jumlah nominalnya lebih besar daripada sebelumnya. Diambil lagi. Ia makin mantap dengan begitu banyak uang di kantongnya. Lalu, ia menemukan uang lagi. Diambil lagi.

Terus berjalan, tiba-tiba dia merasa seseorang melemparinya batu.
"Buuugh!" Dia pun kesakitan. "Aduh siapa sih yang iseng?", pikirnya. Ia menoleh ke belakang. Memutar kepalanya 180 derajat, dan berteriak dengan kesal, "Siapa yang lemparin batu? Ngakuuu woiii.." Lelah marah-marah sendiri, dia terus berjalan lagi. Namun, sekarang batu lebih besar mengenai tepat di kepalanya. Mukanya memerah marah. Mundur ke belakang, berjalan dengan mengenggam tangan kuat-kuat, rasanya ingin membuat perhitungan terhadap si pelempar misterius itu. 
"Heiii siaapa yang ngelempar?", teriaknya.
"Siapa woii? Siapa ? Siapa?"
*muka pemudi di-zooming ke kamera*
Hasilnya nilil. Si pelempar batu tak kunjung keluar.


Begitulah manusia. Saat diberi nikmat, ia lupa bersyukur, berterima kasih pada Sang Pemberi Nikmat. Lupa diri. Acuh. Sombong, dan kemudian kufur. Saat diberi sedikit ujian, ia kesal. Marah. Menyalahkan. Tak sadar diri. Sibuk mencari-cari Tuhannya, bertanya-tanya "kenapa harus dia yang diuji? kenapa seberat ini ujiannya?" Baru lah, kita memohon pada-Nya agar diringankan, agar dikuatkan. Barulah kita kembali bersujud menangis pada-Nya.

Terkadang, Allah punyca cara sendiri untuk membawa kita kembali pada-Nya. Kembali mengingat nikmatnya saat kita lupa. Dengan penuh kasih sayang, ia memanggil hambanya lewat ujian-ujian kecil, agar hambanya sadar, bahwa nikmat yang banyak itu juga sama hal nya dengan ujian, sama-sama datang dari-Nya.

Cerita sore ini adalah randoman saya. Ketika menanti adzan Ashar di kediaman saya, gubuk indah yang selalu saya rindukan, di Komplek Artha Uli Utama, Beringin Thehok, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Selasa, 24 Juli 2012

mai heroes !

0 comments
Alhamdulillah, setelah sekian lama kita berkumpul lagi Heroes ! Tentunya masih dengan topik dan bahasan yang tidak bosan-bosan kita bicarakan, Kaderisasi ! Yak, musim baru akan segera datang. Semua aspek yang "hidup" di FK Unpad harus meregenerasi "dirinya" agar selamat dan tetap tumbuh. Melahirkan wajah-wajah baru, penerus kami yang renta, dan bersiap-siap mengoper bola peradaban kemahasiswaan pada mereka, generasi 2013.


Berbeda dengan sebelumnya, hari ini suasana ruang CIMSA begitu indah dan teduh, ada lantunan ayat-ayat Allah yang jarang/bahkan hampir tidak pernah membahana di ruang itu. Kemudian dilanjutkan dengan inspirasi 7 menit tentang "tukang cukur" oleh Heroes yang lainnya. :')


Meski hanya kumpul bertiga, tapi bahasan saya dan anak-anak jauh. Kami berfikir, diskusi, seperti ada ratusan penyumbang ide di dalam ruangan itu. Ide-ide segar lancar keluar, seperti penderita diare yang lancar defekasinya.


Semangat CIMSA GOT NEWBIE 2013 ! Jika mau perubahan, maka lakukan lah perubahan itu, sekarang!

ps: Renza, semangat Nak!!

Senin, 23 Juli 2012

Tarbiyah Hasan Al-Banna

0 comments
Tau ga budaya liqo atau mentoring itu datang dari mana?? Kenapa sih mentoring itu penting? Kenapa ikatan orang di dalamnya bisa kuat banget ya? :3


Adalah suatu Jamaah hebat, sebuah gerakan da'wah mendunia dan modern, bernama Al-Ikhwan Al-Muslimun. Bergerak dalam semua bidang. Universal. Sarat dengan nilai-nilai moral, yang menggabungkan antara kekuatan ilmu dan iman. Salah satu aspek dari gerakan da'wah Al Ikhwan Al Muslimun adalah aspek Tarbiyah (Pembinaan dan Kaderisasi).


"Salah 1 pencapaian Al Ikhwan yang paling signifikan adalah terbentuknya generasi baru Muslim yang memahami Islam secara benar, meyakini secara mendalam, mempraktikannya dalam diri sendiri dan keluarganya, berjuang meninggikan kalimatnya, menerapkan syari'atnya dan menyatukan ummatnya."
-Tarbiyah Hasan Al Banna dalam Jamaah Al Ikhwan Al-Muslimun


Terciptanya pribadi Muslim yang tidak hanya cukup berIslam dengan mendirikan sholat, puasa, dzikir dan do'a. Sedangkan kalo diceritakan kondisi Islam dan kaum Muslimin, ia hanya bersimpati dengan mengucapkan Hauqalah dan Istirja'. Disinilah perannya tarbiyah, mendidik model Muslim yang hatinya penuh dengan gejolak semangat keIslaman, hatinya sedih, pilu, sakit jika mengingat kondisi umat Islam, kepiluan kemudiam melahirkan kekuatan yang mendorong untuk BERGERAK, dan motivasi yang membangkitkan untuk melakukan perubahan! Tidak menyerah pada realita, berusaha membuat perubahan. Yakin bahwa perubahan itulah Qadha' Allah yang pasti menang dan takdir-Nya yang tidak dapat ditolak. Inilah sosok Muslim yang menegakkan risalah, membangun umat dan meciptakan peradaban.


Tarbiyah Islamiyah yang dipraktekkan Al-Ikhwan Al-Muslimun mempunyai beberapa karakteristik dan keistimewaan, yaitu :
(1) Menekankan nilai Rabbaniyah
(2) Integral dan Holistik
(3) Moderat dan seimbang
(4) Positif dan Membangun
(5) Ukhuwah dan semangat Jama'ah
(6) Berkarakter
(7) Independen


Masih ingin tahu banyak?? Baca sendiri deh di "Tarbiyah Hasan Al-Banna". Nih nih saya liatin cover-nya kalo mau beli :p

Mumpung libur, mumpung Ramadhan, selain banyakin ibadah, otak juga perlu nih nutrisi yang beginian. Semoga manfaat! :)

Senin, 16 Juli 2012

CIMSA's Uprgading and Bonding #2

0 comments
CIMSA FK Unpad proudly present
CUPID #2
Upgrade your soft and hardskills !
training-ice breaking-role play-talkshow-games-sharing SCO-so many things that make you SMART and  absolutely HAPPY!
Sunday, Sept 9th, 2012
@A41.1
09.00 am till drop :3


BE ACTIVE with CIMSA !


with big-love <3
HRD Director CIMSA FK Unpad

Minggu, 15 Juli 2012

sahabat Qur'an

0 comments
ini masih potongan-potongan cerita MABIT Akbar tadi malam, ini ceritanya masih hot, baru mateng banget ini. Kalau salah, mohon diperbaiki, kalo bener, mari kita amalkan. Selamat menikmati :)

Prolog
Mabit Akbar ini diselenggarakan oleh DKM Al-Fuqran UPI dan Maqqdis, betema "Nikmatnya menjadi sahabat Al-Qur'an pada bulan Ramadhan". Alhamdulillah, Syaikh yang mengisi nya keren-keren, langsung didatengin dari Badar. Kajian yang saya simak dari 2 orang Syaikh yaitu : Syaikh DR. Hasan Ash-Subhi dan Syaikh DR. Kholil Lafi Hamud Al-Harbi. Beliau menyajikan kajiannya pun dengan bahasa Arab.
Berikut cuplikan kalimat demi kalimat yang saya rekam melalui tulisan tadi malam :

Bulan Ramadhan tinggal hitungan hari, mau diisi seperti apakah bulan pengampunan ini? Tentunya teman-teman mau bulan Ramadhan ini berbeda dengan sebelumnya bukan? Mari pergiat lagi amalan yaumiyah kita, salah satunya menjadi Sahabat Al-Qur'an. Ada beberapa persiapan untuk hari-hari sebelum Ramadhan datang, yaitu : perbanyak Istighfar dan perbanyak dzikir. Ibadah sangat ringan, tapi kalo ga dibiasakan ya pasti capek. Padahal, Allah lebih menyukai kalimat "Subhanallah Walhamdulillah Wal'aa Ilaha Illallah Wallahu Akbar" daripada terbitnya matahari.

Programkan lah Ramadhan tahun ini dengan lebih dekat lagi dengan Al-Qur'an, sumber segala sumber ilmu. Pedoman hidup manusia. Sungguh tidak ada kehidupan yang lebih baik dari kehidupan bersama Al-Qur'an. Ada 3 hal yang kita dapatkan dengan hidup bersama Al-Qur'an :
(1) Kebahagiaan
"..barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati" -Q.S Al Baqarah 38
(2) Kedisiplinan berada di jalan kebenaran
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) .." -Q.S Al Maa'idah : 48*
(3) Kehidupan yang utama sebagai Manusia Terbaik
"Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih" -Q.S Al Israa' : 9-10*
"Kitab (Al Qur'an ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa." -Q.S Al Baqarah : 2*
"Barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan tersesat dan tidak akan celaka" -Q.S Thaha : 123*
*ayat-ayat di atas tidak disebutkan oleh pembicaranya, saya sendiri yang nyari di Al Qur'an, mudah-mudahan terkait dengan 3 hal yang disebutkan oleh Syaikh DR. Kholil :)


Kemudian Syaikh DR. Kholil Lafi Hamud Al-Harbi menyebutkan, ada 7 Langkah yang bisa saya dan teman-teman amalkan dalam wujud nyata "bersahabat dengan Al Qur'an" :\
(1) Pelajari Al Qur'an
Dihafal, diperbaiki bacaannya dan dipahami maknanya.
"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya." -H.R Imam Bukhari
(2) Mengamalkan Al Qur'an
Sahabat Rasulullah SAW tidak akan pindah dari 10 ayat apabila belum bisa menghafal, memahami dan mengamalkan ayat tsb dalam kehidupan sehari-hari.
(3) Mengajarkan Al Qur'an
(4) Mendengarkan Al Qur'an tatkala dibacakan
Dikisahkan dalam sebuah hadist dari Ibnu Mas’ud: Suatu ketika Rasulullah Saw meminta Ibnu Mas’ud untuk membacakan Al-Qur’an. Ibnu Mas’ud berkata: “Ya Rasulullah, bagaimanakah saya membacakan untukmu, padahalAl-Qur’an diturunkan kepadamu?”. Dijawab nabi Saw: “Saya ingin mendengar dari orang lain
(5) Membaca Al Qur'an 
"Seandainya hati kita bersih, maka tidak akan pernah kenyang dengan Al Qur'an" - Utsman bin 'Affan
(6)Mentadabburi Al-Qur'an
"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an ataukah hati mereka terkunci?" Q.S Muhammad 24
(7) Menyisihkan harta untuk da'wah Al Qur'an
Membiayai atau turut membantu lembaga pengajaran Al-Quran. Insya'Allah amalan yang ini terus mengalir meski kematian telah menjemput.

Ayo semangaaat belajar menjadi SAHABAT Al-Qur'an! Mudahkan Ya Rabb, Aamiin \(>_<)/

menuju Mesjid Al-Furqan UPI

0 comments
"Akhwat jangan pergi sendirian kalo berpergian jauh!"
Katanya sih gitu, jangan sendirian. -__-', tapi ya lagi lagi saya bandel pergi sendirian. Ada sih perasaan dalam hati ingin ditemanin seorang teman, tapi kalo teman-teman pada sibuk ya mau gimana lagi kaaan.


Jum'at kemarin saya dan teman-teman berencana MABIT akbar di Al-Fuqan UPI di hari Sabtu sampe Ahad pagi. Ternyata yang lain pada dapat amanah di hari Sabtunya. Padahal saya sangat mendamba-dambakan rihlah ke sesuatu tempat, jadinya nekat deh sendirian. :""") Sebenernya nantinya disana Insya'Allah ga sendirian, ada Amatullah sama teh Alpeh yang udah naik motor duluan. Yang masalah adalah, saya ga tau UPI dimana?! Katanya di deket Gegerkalong, tapi kesananya gimana?! Setelah nanya ke anak2 kosan, saya pun dapat beberapa rute rumit. Namun, akhirnya saya memutuskan 1 rute yang cukup ga asing di gendang telinga.


Rute Rencana : Jatinangor, naik DAMRI ke DU - naik angkot Dago-Kalapa - turun di BIP - naik angkot Kalapa-Ledeng - UPI :)


Pukul 14.00 WIB, dari kosan naik angkot ke Simpang deket Jatos. Nungguin DAMRI lewat, lamaaaa. Kemudian saya jalan dikit ke PangDAM (Pangkalan DAMRI), dan batang hidung DAMRI yang arah ke DU juga ga ada. Pada ngetem dimana ini DAMRI? Dan sekarang udah jam 15.00 tepat! Dan saya masih ga karuan sendirian di PangDAM. Dan percayalah, postingan ini saya bela-belain nulis di PangDam, karena bosan, saya ambil note dan pulpen terus nulis ini deh. Ya ini ga penting memang, tapi saya lebih suka ketimbang bicara sama orang-orang yang ga dikenal, ketimbang bengong ngeliatin truk yang lewat, atau ketimbang meresapi bau pesing disana sini.


Yeee, akhirnya tepat 15.04 DAMRI yang dinanti-nanti pun datang!
Let's gooooooo !


PangDAM, 15:05, Jatinangor
******
lebih baik hentikan membaca postingan ini, karena semakin ke bawah semakin ga penting.

Di DAMRI, seperti biasa saya tidur. Pikiran saya berputar-putar. Sebenernya saya cukup ngerti jalan di Bandung. Cuma saya kadang ga ngerti jalur angkot. Untuk ke UPI, otak saya mengartikan agar "saya cukup mencari angkot apapun yang arahnya ke Ledeng!". Jadi kenapa mesti ribet-ribet pake rute rencana tadi ya?! Mata saya ngelirik jendela meratiin nama-nama angkot. Pokoknya saya cuma butuh angkot arah Ledeng! Dan ketemu!
Decision Making!
*lampu warna warni--dominannya merah dan biru berkerlap-kerlip di atas kepala saya x""D
"Pak, kiri paaak!"
Dan saya pun turun di jalan yang tidak dikenal namanya -___-'. Nyetopin angkot Caheum-Ledeng. Nanya supir angkot, mastiin bahwa ini angkot arahnya ke Ledeng. Dan kemudian naik dengan lugu. Bener kaan, ni angkot ngelewatin jalan yang itu itu lagi, yang udah saya kenal meski ga tau itu daerah apa. Bandung mah kituu wee, muter-muter doang. *belagu, padahal tadinya mau nangis ga ngerti jalan* :p

Pas nyampe di gerbang UPI, langsung liat mesjid Al-Fuqan yang megah dan tinggi. Disambut senyuman teteh-teteh cantik, dan saya merasaaaa ah teduhnya disini. Suka suasananya! ^.^

Selasa, 10 Juli 2012

penghargaan

0 comments
Harusnya, keterbukaan dan kepercayaan diikuti oleh penghargaan diri satu sama lain. :)
Begini loh teman-teman,
Teman-teman pernah menjadi "tong kepercayaan" atau tempat curhat orang lain? Ya. Saat seseorang udah ngomong hal pribadi sama kita, ada semacam perasaan "wah, dia percaya sama kita" :) , seneng, bangga jadi orang kepercayaan, berusaha menjaga rahasia orang tersebut. Baik itu rahasia yang baik, bahkan sampai aib sekalipun, Insya'Allah kita selalu berusaha menjaganya.

keterbukaan dan kepercayaan diikuti oleh penghargaan diri satu sama lain ..
maksudnya,
saat kita sudah mengetahui celah seseorang karena ceritanya pada kita, saat ia mengaku salah, saat ia mau jujur--baik itu cerita yang kita senangi atau tidak, akan kah kita tetap memberikan penghargaan terhadapanya?? Masih bisa kah kita melihatnya sebagai sosok/pribadi yang kita kenal sebelumnya? Atau malah berubah terhadapnya? Membuang jauh segala prasangka baik yang pernah dulu kita bangun, dan menggantinya dengan sebuah "judgment" ?

keterbukaan dan kepercayaan diikuti oleh penghargaan diri satu sama lain ..
Saat seseorang berusaha terbuka kepada kita, percaya pada kita, maka jangan lupa dengan nilai penghargaan. Berusahalah bijak ! Setiap manusia itu punya celah. Ada hal-hal yang tidak perlu kita ungkit-ungkit. Ada hal-hal (celah manusia) yang Allah saja telah menutupnya, dan tidak perlu kita buka-buka, sehingga menghilangkan penghargaan untuk orang tersebut.
"...dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain .." Q.S 49:12

Islam mengetahui kelemahan makhluk yang bernama manusia, sehingga tidak pernah memperlakukannya dengan kasar dan tidak segera mengusirnya dari rahmat Allah ketika ia mendzalimi dirinya. Tapi cukuplah bagi manusia bahwa cahaya keimanan masih ada dalam jiwanya dan belum padam, bahwa embun keimanan masih basah dan belum kering, bahwa hubungannya dengan Allah masih segar dan belum layu, bahwa ia mengetahui dirinya adalah hamba yang berdosa dan bahwa ia memiliki Rabb yang mengampuni - Salim A. Fillah 

Minggu, 08 Juli 2012

Kaderisasi, Mabim dan Nostalgia

0 comments
Minggu minggu sibuk telah datang. Akan datang hari, minggu, bulan demi bulan yang penuh dengan segudang aktivitas! Hamasah !


Lagi, saya masih tetep mencintai kaderisasi dan segala macam pernak peniknya. Entahlah, bagi saya, kaderisasi itu hidup saya *eaaa*. Saya benar-benar jatuh cinta sama kaderisasi. Kyaaa, rasa cintanya sampe tak terdefenisi loh! xD


Alhamdulillah, berkat seorang sahabat, saya cukup dipercaya untuk menemaninya tahun ini. Meski ga lagi di P dan K, setidaknya saya bisa lebih dekat memantau Masa Bimbingan (Mabim) mahasiswa baru, fk unpad 2012. Saya mulai melihat bibit-bibit ungul, pemimpin-pemimpin Kemahasiswaan Fk Unpad tahun depan. Mungkin, secara tidak langsung, ada peran Mabim 2011 (tahun lalu) di dalamnya. Gimana engga, adik-adik yang dulu masih lucu-lucu, setia hadir Mabim, dan sekarang, mereka yang mengerahkan tenaganya buat Mabim. Adik-adik yang lucu-lucu, yang setia menanti kami (mami dan papi Fasilitator) di Bale mereka setiap kamis sore buat belajar tambahan, simulasi SOOCA dan curcol-curcolan, tahun ini mereka datang dengan komitmen penuh untuk meneruskan perjuangan kami sebagai fasilitator. Bangga buat adik-adik saya ^^!


Terus berjuang teman-teman pejuang kaderisasi !Insya'Allah, capek dan totalitas kita ada hasilnya . Percaya!


"dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya.." -Q.S An Nisa' 9

Sabtu, 07 Juli 2012

Kamis, 05 Juli 2012

Rame dan ga Rame

0 comments
*dalam keadaan chatmeet bersama partner tercinta, Nur Afifah*
terbesitlah kata, "sepi..." dan "rame..."
Dia orangnya "sepi", saya orangnya "rame", dan untuk ke-dua-kali-nya kami dipertemukan dalam suatu event besar (lagi) ! :)) *tahun lalu, di kepanitian OPPEK 2011, sesama seksi Acara.

Rame dan ga rame itu relatif, mungkin ada sebagian orang yang ga bisa mengontrol gairah semangat yang membuncah dalam dirinya dan berakhir dengan sifat yang manic. Namun, ada juga orang yang cenderung seru untuk dirinya sendiri, dia diam aja udah seru, ga perlu mesti manic. Ya, itulah karakter! Tak ada yang lebih baik dari yang lain, pun tak ada yang lebih buruk dari yang lain. :))

"Masing-masing kita punya karakter. Hiduplah dengan karakter itu. Tumbuhlah dengan karakter itu, karena itu adalah dirimu yang membedakan kau dengan yang lain" - Habiburrahman, Fasilkom UI 2009

Justu karena kita berbeda, makanya kita akan terlihat lebih indah. Allah pun menyukai perbedaan tiap-tiap hamba-Nya. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Karakter alami memang sudah pembawaan diri masing-masing pribadi, tapi bukan berarti kita dengan karakter alami ga bisa "bersikap baik". Karakter dan kebaikan seseorang itu ga ada hubungannya. Kebaikan tidak bergantung karakter. Mau dia periang, manic, apatis, rame, sepi semua punya kesempatan menjadi baik.

Bismillah,
Btw, saya suka dengan tugas baru yang sudah tidak asing bagi saya. Akhirnya "terpapar" lagi! Terpapar apa?! Nah ?! Kyaaa *mendadak manic*  x""""D


Selasa, 03 Juli 2012

Ali 'Imran

0 comments
Dan bersegera lah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan, dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau mendzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.
Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal

-Q.S Ali 'Imran 133-136
BERSEGERA LAH ! :)
 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template