Minggu, 29 Juli 2012

Musafir


saat di sini masih musim salju, dirimu datang menyapaku
hingga karena mu,
berubah lah musim salju menjadi musim semi.
bunga-bunga riang tumbuh, seakan-akan selama-lamanya ia tumbuh.
angin dengan lembut membelainya,
membelai mu juga musafir
cintaku pastilah lebih lembut dari belaian angin musim semi itu

sampai lah pada musim penghujan
bunga-bunga mulai layu karena derasnya hujan
hingga badai pun datang
hingga kemarau pun datang
hingga daun pun berguguran
hingga dirimu resah
menyiapkan langkah kaki mantap meninggalkan tempat ini.
kuda mu siap membawa mu pergi jauh

tidak kah dirimu lelah musafir?
tidak kah dirimu ingin lebih lama disini?

jangan pergi musafir,
menetaplah
karena sesungguhnya, disini
di tempat ini, telah kubuatkan istana megah untuk mu
batu batanya tersusun rapi
warna cat-nya emas bercampur biru
lantainya putih bersih
langit-langitnya tinggi
lapangan rumputnya luas

namun, udara yang sangat dingin,
menusuk tajam kulitmu.
badai yang datang,
mengobrak-abrik istana megahmu.
menghancurkan segala asa mu
asa ku
 hingga kamu cambuk kudamu sekuat-kuatnya
kuda mu mengerang
berlari sekencang-kencangnya
membawa mu pergi
entah kemana

Arnova Reswari
20.00 WIB
 Jambi
ternyata saya berbakat bikin puisi abstrak!^^,V

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template