Jumat, 31 Agustus 2012

What a life !

0 comments
Hidup itu, jika saya tidak salah mendefenisikan, hanya berkisar antara "selamat datang" dan "selamat tinggal". Berkisar antara yang meninggalkan dan yang ditinggalkan. Berkisar antara yang menyakiti dan yang tersakiti. Berkisar antara masa lalu yang terlupakan dan masa depan yang menjadi angan-angan ketidakpastian.

Hidup itu sementara, padahal sebenarnya hidup itu abadi.

Agama saya mengajarkan, saat kematian datang, hanya raga ini yang mati, sebenarnya kita tetap hidup. Keabadian itu tempatnya akhirat. Penjara itu ada di dunia yang fana ini. Jadi, memang sudah seharusnya saya menyiapkan bekal lebih untuk mendapatkan keabadian itu.

dan saya mulai meracau~ What a life!
Saya ingin hidup ini berbekas, meskipun sedikit bekasnya. Melakukan sesuatu yang sedikit dilakukan oleh yang lain, suatu hari nanti. :")

Hidup ini hanyalah seputar pengabdian dan penghambaan pada-Nya, dalam berbagai cara. Tidak ada yang perlu dirisaukan, apalagi ditangisi.

sumber gambar : vi.sualize.us

ps : besok sore, saya bakalan berangkat ke Jatinangor lagi *hiks*, banyak harus dituntaskan disana~  T_T

Senin, 27 Agustus 2012

Pengantin-Pengantin Al-Quds

4 comments
"Aku harus merelakan suamiku bertugas mengobati luka pejuang Palestina setelah akad nikah kami selesai di Darb al-Ahmar 2 pekan lalu. Niat tulus suamiku adalah mengobati luka para mujahid, sekaligus bergabung dalam barisan mereka. Aku pun akan mengikuti jejaknya, sebagai dokter bagi para pejuang-pejuang Allah. Bagiku, ini seperti kado pernikahan kami dari-Nya. Aku serasa akan berbulan madu di negeri wangi surga ini.

Semua berjalan tanpa halangan berarti sampai insiden ashar kemarin terjadi. Hari itu terjadi bentrokan antara warga Palestina dan kelompok ekstremis Yahudi yang dibekingi tentara Israel.

Warga Palestina berupaya melawan keras ketika Yahudi-Yahudi itu merampasi rumah-rumah penduduk dalam penyerangan yang membabi buta. Saat berada di kerumunan massa itulah, jantung suamiku tertembus peluru tentara Israel yang siap membunuh siapa pun yang menghalangi rencana jahatnya. Akhirnya, kujemput tepat ketika ia sedang sakaratul maut dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Aku adalah pengantin Al-Quds yang selamanya akan menemani suamiku di sini hingga akhirnya aku bertemu dengannya di surga .."
-Pengantin-pengantin Al-Quds
*** 

"Cut Erina Melanita. Bukankah ia terkenal dengan teorinya 'Membangun Diri Sendiri Saja' itu? Bukankah ia yang selalu mengajarkan orang lain untuk fokus memperbaiki diri sendiri saja dan tidak usah meributkan urusan orang lain, apalagi negara lain? Pribadi egois!"

Meski yang bernama Cut Erina Melanita itu bisa jadi siapa saja, tapi entah mengapa aku merasa akulah sang tokok HAM yang sedang dicap egois oleh Sama.

"Dan dengan bangganya ia menggunakan hijab dan masih mengaku Muslim. Apa ia sudah lupa bahwa Muslim itu seolah-olah satu tubuh, sehingga jika ada satu anggota tubuh yang sakit, seharusnya bagian tubuh yang lain juga merasakan tidak enaknya sakit itu? Dan menjijikannya lagi, ia mendapatkan  penghargaan dari sebuah asosiasi psikologi Internasional atas teori tersebut. Cih, tentu saja Yahudi itu senang dengan teorinya dan memberi penghargaan, sedang kita kaum Muslimin jadi terkotak-kotak dan makin hari makin bercerai-berai!"
-Aku, Sabah dan Sama
***

Alhamdulillah, hadiah lagi. Sekarang, kak Nuril Annissa lah yang beruntung, berkesempatan mendapatkan pahala yang mengalir itu (lagi). :D . Betapa banyak yang berlomba-lomba dan begitu semangat nitip pahala yang mengalir via saya. Ckckckc -...-", untung pahala saya ga jadi berkurang ya jadinya. (lho?!) hehehe (^.^),V

Jazaakillah kak Annissa, benar kata kakak, hadiahnya memang bikin saya makin ngefans sama kaka *elap iler*. Oh iya, dan ucapan terima kasih juga saya haturkan buat kak Abdullah Azmy , yang telah rela membawa buku ini dari Aceh hingga ke Jambi, melewati perjalanan panjang berhari-hari, *hiks* , perjuangan yang sangat berat pastinya.

Saya berpikiran random, lama-lama blog ini akan penuh dengan ucapan terima kasih terhadap mereka-mereka yang berlomba-lomba membahagiakan hari-hari saya. Kemudian akan saya tuliskan nama mereka satu-per-satu disini. Tak apa. Malaikat pastilah sudah lebih dulu menuliskannya. Juga tak ada salahnya saya mengulanginya, menyerukannya, dan menghebohkan nama-nama mereka disini, serta membisikan nama-nama mereka lagi pada-Nya. :')
sumber gambar : blognya kak Nuril Annissa

Sabtu, 25 Agustus 2012

The Movie : Umar bin Khattab

0 comments
Pasti yang ada stasiun MNC TV di rumahnya udah pada tahu film Omar, tentang pemimpin idaman, yang tayang bulan Ramadhan lalu setiap jam 4 pagi. Malangnya saya ga punya MNC TV jadi belum pernah nonton deh. Nah, tapi tenang...

Bagi teman-teman yang mau nonton lagi atau yang baru mau nonton, temen saya Kavin Ziyanulhaq punya link bagus. Temen-temen bisa mengabadikan dan mendownload tiap-tiap episodenya disini ! Ada seri yang subtitle-nya bahasa Indonesia juga loh. :) . Mudah kan. Insya'Allah bermanfaat. Sekaligus pas nontonnya kita bisa berdoa semoga suatu hari di Indonesia ini ada pemimpin yang seperti Khalifah Umar. Mungkin kah?? Jangan pesimis dulu. Doakan saja. :)

Umar Bin Khattab r.a.
Kepemimpinannya adalah Penaklukan,
Hijrahnya adalah Kemenangan,
Keteladanannya adalah Rahmat




Kamis, 23 Agustus 2012

Pengumuman Artikel Ramadhan Terbaik

0 comments
UPDATE TERBARU (23 AGUSTUS 2012):

PENGUMUMAN TIGA ARTIKEL RAMADHAN TERBAIK PILIHAN KOMIK MUSLIMAH

Setelah melalui proses penilaian yang panjang, dengan mengucap Bismillahirrahmannirrahim, dengan ini saya umumkan tiga artikel Ramadhan terbaik pilihan Komik Muslimah:


Ini benar-benar keputusan yang sulit dan sangat jauh dari sempurna, jadi saya meminta maaf pada teman-teman dan memohon ampun pada ALLAH atas segala kekurangan dan kesalahan. Semoga ALLAH menerima amal dan niat baik kita semua. Aamiin... 

Alhamdulillah, ada nama saya dong disana, ada tulisan sayaaaaa *heboh teriak-teriak* *salto*. Kyaaaa kyaa \(*>__<)/. Jazaakillah teh Dhiba Ainisa , semoga ide kreatif dan niat mulianya diridhoi Allah. Aamiin Ya Rabb. InsyaAllah koleksi "buku hadiah" saya makin nambah banyak. HOREE!

Artikel saya itu, cukup diliat dan dibaca orang aja udah seneng banget, apalagi dapet apresiasi berupa hadiah. Subhanallah! Semoga ini merupakan tapak kaki pertama saya buat lebih mengakselerasi diri menjadi seorang penulis di suatu hari nanti. O:)

Oh iya, hari ini saya juga dapet hadiah buku Fiqh Dakwah, karya Syaikh Mushthafa Masyhur dari kak Amika. Jazaakallah kak! Dan buat semua yang sudah mendukung saya untuk menjadi seperti sekarang, serta doa-doa kasih sayang dari saudara-saudara yang lain. Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza. Tanpa kalian *hiks*, sungguh saya hanya mahasiswi biasa yang kerjaannya hanya makan dan tidur (lho?!) ~(-__-")~ Lalala yeyeye~


Semangat menulis dan membaca!
Semangat menyerap ilmu-ilmu Allah!
Semangat me-mitosis-kan ilmu-ilmu itu,
hingga ilmu itu ber-metastasis ke seluruh lingkaran hidupmu,
bermanfaat meski raga ini tiada kelak.


Jambi, 5 Syawal 1433H

Arnova Reswari

Perahu Kertas

4 comments
Perahu kertasku kan melaju membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila, tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku betapa ajaib hidup ini
Mencari-cari tambatan hati, kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi (cinta-cinta) cita-cita (cinta-cinta)
Yang lama ku pendam sendiri, berdua ku bisa percaya

Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
 Perahu Kertas, Dewi Lestari
Liriknya, lagunya bagus. Enak buat dibawa tidur :"") Meski faktanya, saya tidak terlalu tertarik baca novel atau pun nonton filmnya. Kayaknya *feeling*, diliat dari lirik lagunya, filmnya seputar melankolis-melankolis gitu ya?! Mmm, bukan saya banget. *sotoy* *minta dilemparin sepatu*

Bagi yang udah nonton, bisa ceritain ke saya gimana ceritanya~ X"D

Senin, 20 Agustus 2012

Hati-hati dengan Hati

0 comments
Kau membunuh setiap pucuk perasaan itu. Tumbuh satu langsung kaupangkas. Bersemai satu langsung kauinjak. Menyeruak satu langsung kau cabut tanpa ampun. Kau tak pernah memberikan kesempatan. Karena itu tak mungkin bagimu. Sayangnya, dalam urusan seperti ini, saat semua sudah terlanjur tumbuh, maka tunas-tunas perasaanmu tak bisa kaupangkas lagi. Semakin kau tikam, dia tumbuh dua kali lipatnya. Semakin kauinjak, helai daun barunya semakin banyak.”

-Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, Tere Liye

Kalimat di atas, saya copas dari status kak Nuril Annissa , dengan tidak ada maksud apa-apa. Sebenarnya beliau pernah menceramahi saya seputar itu. Hati-hati dengan hati! Hati itu adalah organ yang sangat sensitif. Lobusnya boleh 4, tapi sel-sel penyusunnya kan itu-itu aja, hepatosit! Pada dasarnya, ia monoton! Begitulah kak Nu menjabarkan analogi anatomi 'hati' pada saya. Sangat logis! :')

Sejalan dengan kalimat dari Tere Liye, "saat semuanya sudah terlanjur tumbuh", maka semua akan semakin sulit untuk dipangkas, ditikam, bahkan ia bisa tumbuh menjadi berkali-kali-kali lipat. Makanya, hati-hati dengan hati!

Sekali saja kamu pasrah untuk jatuh, maka kamu akan terjatuh lebih dalam! Sekali saja kamu membuka pintu, maka akan sangat sulit menutupnya kembali. Sekali saja rasa-rasa itu telah bersemai tumbuh, siap-siap saja memanen bahagia atau malah memanen kecewa. Saya sok tau banget ya. (-_-") Fiuuuh~

Kebencian yang berlebihan sungguh tidak sehat. Maka maafkanlah, dan hapuslah kebencian itu perlahan-lahan. Begitu juga Kecintaan yang berlebihan juga sungguh tidak sehat. Maka pandai-pandailah mencintai. Sadarilah, akan ada yang sangat cemburu saat kita mencintai apapun melebihi-Nya. Itu kata saya loh! Dengan indikator bahwa segala yang berlebihan itu tidak baik, hihihi. :'3
"Hati itu organ yang rentan sebenarnya. Gumpalan darah, begitu malah kata orang. Lobusnya boleh ada empat, tapi sel-sel penyusunnya cuma hepatosit (dan sel-sel Schuffner di sela-selanya); monoton. Ia hanya bisa dialiri darah yang satu; darah kita. Dan sebenarnya seperti itulah perasaan kita. Sudah sepatutnya didominasi oleh satu saja. Semoga tak salah memilih "Yang Satu" itu." -Nuril Annissa S.Ked
Ngerti noooov?? Insya'Allah.

 sumber gambar :
http://vi.sualize.us/candy_sweet_by_littlemisslove_on_deviantart_taste_love_bokeh_ice_cream_picture_apB2.html

ps : kenapa ya bentuk perasaan/hati itu kaya bulet tapi engga penuh, kepotong di tengahnya, kenapa ya? filosofinya apa ya? -...-" *random*

Kamis, 16 Agustus 2012

Kok bisa ya?!

2 comments
Teringat obrolan saya dan Liza saat saya bermain ke kosannya di Depok bulan lalu.

L : Nov, inget ga sih kita tuh baru sekali ngobrol. Pas dulu, awal-awal kenalan langsung ngobrol panjang dan habis itu kita pisah deh.
saya : oh iya inget! kita bahkan ngobrol ga sampe 1 jam ya! :"""

Kita tertawa kecil. Liza, kenalan 1 jam saya di GO Bandung. Kita berpisah karena Liza harus berkuliah di Depok, dan saya di Jatinangor. Kita ga pernah smsan atau sekedar bertanya kabar. Anehnya, saat pertama kali saya kepikiran ke Depok, pikiran saya langsung meloncat untuk menghubungi beliau. (Lho?!) Kok bisa ya? -___-"

"itu lah Ukhuwah Islamiyah nov, hati kita sama-sama terikat.." -Liza Rastiti

:""")
oh gitu ya??!
Ini aneh tapi nyata ya.
Begitu juga saat saya berniat i'tikaf bersama Yora, yang baru saya kenal dan hanya ngobrol beberapa menit. Kenapa yang terpikir harus menghabiskan 1 malam sama beliau ya?! *berpikir keras*

Pun saat saya bercerita panjang hingga pagi bersama seorang teman lama. Bercerita banyak, mencurahkan segala visi dan misi hidup. *kenapa harus dengannya?!*

Pun saat saya bercerita panjang di sebuah Mesjid bersama senior SMA baru-baru ini. Dan dicekoki ilmu-ilmu Beliau yang super! Kok saya mau ya? *berpikir keras*

Pun saat saya dijemput seorang kakak untuk bersilaturrahim dengan sebuah lingkungan baru. Diperkenalkan dengan teman-teman hebat baru. Dan merasa nyaman. *kok bisa?!* :""")

Pun saat saya curcol segala hal hanya via skype 1 malam bersama kakak yang jauh di Aceh sana. Saat itu saya berasa beliau hadir langsung di kamar saya. :""") *padahal kita belum ketemu loh Kak Nuril :')

Pun saat saya begitu merindukan lingkaran kecil di Jatinangor sana. Lingkaran tempat saya bercerita kabar paling panjang, kemudian dijawab dengan senyuman teteh yang sabar. *berpikir lebih keras*

Semua terasa aneh. Banyak yang baru saja datang di kehidupan saya. Namun, juga sangat banyak yang pergi. Hiks Hiks. Sungguh aneh, sahabat yang dulu dekat menjadi jauh. Sebaliknya, yang dulu di negeri antah berantah kian menempel di tiap sisi-sisi hidup saya. Begitukah dunia? #eaaaa *jeng jeng jeng!* :"""

Secara random saya berpikir, tentang 2 ayat kontras :
"Dan yang mempersatukan hati-hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang ada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana" -Q.S Al-Anfaal : 63

"Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, KECUALI mereka yang bertakwa". -Q.S Az-Zukhruf : 67

Kok bisa ya?! Ya bisa lah, kan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Semoga saya tergolong seperti ayat di atas ya. :""""
sumber gambar :
http://annisahimmahaliyah.blogspot.com/2010/11/endless-friendship.html

Selasa, 14 Agustus 2012

Home sweet Home

0 comments
Terhitung sejak 26 Juli sampe hari ini, saya hidup sangat amat 'makmur'. Makan tinggal makan, tidur tinggal tidur, pergi kemana pun dianter. Bahagia deh. Mungkin liburan smester kali ini adalah liburan panjang yang terakhir, karena Insya'Allah tahun depan saya KKN, dan tahun depannya lagi udah koas. Aamiin. Fiuuh~

Tentunya saya ga mau menyia-nyiakan liburan panjang yang indah ini. Yang menariknya, saya lebih banyak membabu di rumah. Jagain adek-adek yang sebenernya ga perlu dijaga lagi, serta melakukan hal-hal yang setara dengan pekerjaan ibu rumah tangga. Udara Jambi juga sangat mendukung saya untuk mendekam di rumah tentunya.

Ada beberapa hal yang agak ridiculous kalo saya lagi di rumah, yaitu saya selalu kerepotan tiap ada tamu. Jadi rumah saya itu Subhanallah bangunannya, failed pisan -_-". Rumah yang luasnya lebai karena kekurangan sekat/batas/dinding di tiap-tiap ruangannya. Jika bermain ke rumah saya, saat pertama kali menginjakkan kaki di ruang tamu, maka si tamu akan meliat seluruh isinya, sekali lagi, seluruh isinya! Mulai dari melihat ruang nonton tivi, ruang makan, pojok komputer, pojok belajar, tangga menuju lantai 2, dapur--beserta wastafel cuci piring, hingga garasi motor dan jemuran pakaian. Kebayang?? Mudah-mudahan teman-teman tidak dapat membayangkan. Benar-benar imaginer bukan? ~(-__-')~

Itu lah yang membebani hidup saya setiap di rumah, apalagi kalo tamunya cowok. Saya langsung kalang kabut lari sana sini, cari tempat aman yang terdekat. Misalnya, dibalik lemari perabotan, merupakan salah 1 tempat favorit saya. Sesekali saya mengintip, memastikan bahwa itu tamu berbahaya atau tidak.

Namun, bersembunyi sendiri adalah hal yang tidak mudah, karena seluruh adik-adik saya semua juga sangat pemalu sama tamu. Terjadilah suatu kejadian dimana kita ber-4 berlari-larian (bubar/buyar) saat tamu datang. -__-' Zzzz. Berebut saling oper-operan job buat bukain pintu. Dan tidak ada yang berani keluar selama tamu belum enyah dari rumah kami. Males keluar sebenernya. Bukanlah hal yang langka pula, misalnya adik saya sengaja nahan boker karena males ke kamar mandi, pasti keliatan sama tamu. Atau adik saya yang baru selesai makan pake tangan, males nyuci tangan karena males keliatan tamu. Ya, Tamu benar-benar menjadi RAJA di rumah saya, itu adalah peraturan yang tidak tertulis yang semua penghuni rumah paham. Siapa pun tamunya, pasti pasukan-pasukan yang lain menghilang ke kamar mereka masing masing. Lalala~

Dengan fakta kami semua pemalu, maka mama pun tak gentar untuk memanggil kami satu-per-satu bagi tamu-tamu khusus. Mengenai pengkhususan tamu ini, saya benar-benar ga ngerti gimana regulasi dan syaratnya, mungkin ini lah yang disebut naluri seorang ibu--yang ingin memperkenalkan anak-anaknya.

Tentunya setelah dipanggil, senyum dikit, kami kembali lagi ke sarang persembunyian. -__-'
oh home sweet home~
sumber gambar : http://pictures-of-cartoon.blogspot.com/2009/05/cartoon-house.html

Minggu, 12 Agustus 2012

Ukhuwah

0 comments
"Ukhuwah ga harus ketemu kan?"
Benar sayang,
ukhuwah itu adalah saling mendoakan, saling menguatkan, saling memberi nasihat, dan memberi semangat, meski diri ini tidak saling bertemu pandang. :) 


Sabtu, 11 Agustus 2012

Suatu hari di Depok

0 comments
Saya lupa kapan pastinya saya--untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di sana. Mungkin 20 Juli kemaren. Ide ke sana adalah wujud keisengan saya dan Amatullah ditengah kesibukan mengurus ini dan itu di Jatinangor. Tidak melakukan aktivitas akademik begitu lama membuat kami gerah di Nangor. Ide random itu kita wujudkan dengan modal nekat, sekalian menyambung silaturrahim dengan seorang teman lama, namanya Liza.

Terminal Cileunyi, 10:00 WIB
Memiliki tampang antagonis sangat diperlukan saat berpergian, khususnya di terminal. Hehehe. Saya bersyukur memilikinya. Kita yang masih 'engga tau mesti naik apa' cuma bisa bengong nungguin Primjas arah Kampung Rambutan, tentunya pake muka antagonis biar ga ada yang gangguin. :p

Setelah sekian lama menunggu, saya dan Amatullah terjebak di sebuah bus eksekutif, hiks. Ternyata Primjas arah Kamp. Rambutan semuanya eksekutif, ga ada yang ekonomi katanya. Apa boleh buat, Alhamdulillah nyaman banget. T_T

Kampus UI DEPOK, 13:40 WIB
Depok panasnya Subhanallah! Saya bener-bener ga kuat deh, jalan mulu tanpa arah. Nyasar. Nanya sana sini. Untungnya ada Amatullah, si Melankolis yang selalu bikin nyaman dalam perjalanan. :)

Sangking engga kenalnya saya sama daerah ini, naik bikun aja sampe muter-muter ga jelas. Zzzzz. Alhamdulillah, sesampainya di FMIPA, senyuman dan pelukan hangat seorang teman lama menyambut saya dan Amatullah. Istirahat dan makan siang deh di Kantin FMIPA.  

Tiba-tiba terlintas ide nakal Amatullah, untuk bertemu seseorang di masa lalunya. -__-". Dasar bocah. Ya, tidak ada salahnya memang menyambung silaturrahim yang pernah putus. Pahala kan, Insya'Allah. Kita pun beranjak ke FKM UI, tinggal sedikit jalan dari FMIPA.

FKM UI
Kampusnya lumayan sejuk, meski ga sesejuk kampus saya. Ribut sama suara pembangunan gedung FK UI, yang gedungnya tepat di samping FKM. Kita menanti seorang cewek di sebuah taman. Panas. Kemudian sesosok cewek itu datang menghampiri kami dengan senyuman tulusnya.

Sepertinya ini sudah bukan area saya. Maka saya beranjak mencari toilet, mau cuci muka. Biar lah Amatullah datang sendiri ke masa lalunya.

Setelah saya kembali. Suasana berubah jadi hening. -__-". Ternyata ada sesuatu yang terjadi barusan. Amatullah hanya diam seratus-ribu bahasa. Awkward moment! Percakapan pun menjadi basi. Sampai-sampai saya bingung mau ngebahas apa lagi. Ini udah kaya wawancara pengkaderan seseorang saat mau jadi pengurus organisasi. Datar.

Suhu Amatullah berubah jadi dingin, sedingin es. Amatullah bahkan tidak menyimak beberapa cerita-cerita saya selama kami berjalan kaki. Hiburan dan berbagai atraksi saya sama sekali tidak membuat senyuman muncul dari mukanya. Huff!

Matahari hampir terbenam, saatnya kita menunggu jemputan Liza. Kita sengaja menunggu di Fasilkom. Alasannya? Saya mau nge-charge hp di taman Fasilkom. Eh itu taman atau kantin ya?!

Sesampainya di kosan Liza. Saya lelah. Sepertinya hari ini berakhir dengan kelelahan belaka. Padahal seneng udah bisa rihlah mandiri ke Depok, kapan lagi coba bisa kesana?! Mungkin karena syok sama panasnya kali ya. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang besok pagi.

Jatinangor (lagi)
Melihat kampus Unpad penuh kebahagiaan. Seakan-akan kami telah lama pergi meninggalkan kota kecil ini.
"Kampus kita emang yang paling adem ya!"
Benar kata orang bijak, sesuatu itu akan berasa sangat berharga saat ia hilang, saat ia pergi, saat ia jauh. Kepergian saya dan Amatullah sehari saja meninggalkan Jatinangor, membuat kami ingat bahwa hampir setiap harinya kami tidak bersyukur bisa kuliah disini. Depok menyadarkan saya dengan kepanasan cuaca dan orang-orangnya. Sangat berbeda memang dengan Jatinangor. :)

Kamis, 09 Agustus 2012

Al-Hadid

0 comments
"Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda-gurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu."

"Berlomba-lomba lah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar."

"Setiap bencana yang menimpa di bumi dan menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh yang demikian itu mudah bagi Allah."

"Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri, yaitu orang-orang yang kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir. Barang siapa berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya Allah, Dia Mahakaya, Maha Terpuji."
-Q.S Al-Hadid : 20-24

Masih belum jelas? :'<
Semua sudah Allah tuliskan di Al-Qur'an. Tinggal kita buka, baca, pahami tiap-tiap ayat-ayat-Nya. Gimana ga makin cinta sama Al-Qur'an coba? :')

http://fourheartsgallery.blogspot.com/2012/03/why-hello-autumn.html

Rabu, 08 Agustus 2012

blog AWARD

0 comments
Horee, akhirnya membranteladan resmi mendapatkan award, berkaitan dengan Lomba Artikel Ramadhan yang dilaksanakan oleh www.komikmuslimah.blogspot.com , ga tanggung-tanggung, sekalinya ikutan langsung dapat 2 award. Horeeee! *lebay* :D

Tapi seriusan, seneng banget loh! Jazaakillah teh Dhibaa. :)


berikut 2 postingan yang dapet award :

Alhamdulillah. Selamat membaca, mohon dimaafkan kalo ada penulisan yang salah. Ambil yang "baik", buang yang "buruk" nya. Semoga bermanfaat! :)

Selasa, 07 Agustus 2012

Ramadhan ini, Ramadhan beda :)

4 comments
Marhaban Ya Ramadhan .. 
Jika Ramadhan tahun lalu, hanya berpuasa dan sholat fardhu saja, maka Ramadhan ini adalah Ramadhan beda, dengan menyempurnakannya dengan sholat Fajar, Rawatib, Dhuha, dan Qiyamul Lail. Dibubuhi dengan sholat fardhu yang tepat waktu, saat adzan berkumandang langsung lari "secepat kilat" ngambil wudhu. ^^

Jika Ramadhan tahun lalu, cara ber-hijabnya nya cukup ga bener, maka Ramadhan ini adalah Ramadhan beda, dengan menyempurnakan hijab menutupi dada, memakai kaos kaki, dan manset di pergelangan tangan. How sweet! :')

Jika Ramadhan tahun lalu, disibukkan dengan buka bareng teman-teman di luar, maka Ramadhan ini adalah Ramadhan beda, dengan lebih banyak di rumah, menemani mama di dapur dan bermain sama adik-adik. ^^
Jika Ramadhan tahun lalu, tilawahnya 1 hari cuma sampe 1 'ain, maka Ramadhan ini adalah Ramadhan beda, dengan meninggikan target jadi 1 hari = 1 juz.
Jika Ramadhan tahun lalu, tidurnya di rumah, maka Ramadhan ini adalah Ramadhan beda, cobain deh MABIT atau I'tikaf di 10 malam terakhir. Ajak temen-temen, ajak mama, ajak papa, ajak adek, biar suasana tetap berasa di rumah, tapi sensasinya beda.

Jika Ramadhan tahun lalu, ngabuburitnya dengan "nongkrong" di kafe/mall/bioskop bersama teman-teman SD/SMP/SMA, maka Ramadhan ini adalah Ramadhan beda dengan menjalin silaturrahim bersama teman-teman sholihah di organisasi/lembaga da'wah. Bisa sekalian ngadain buka bersama anak yatim, ikut pengajian ibu-ibu atau bantuin bagi-bagi makanan di mesjid. Rame!


Jika Ramadhan tahun lalu, hafalan Qur'an masih sebatas surat Al-Ikhlas atau An-Naas, maka Ramadhan ini adalah Ramadhan beda dengan sering muroja'ah, menambah hafalan dan memperbaiki hukum bacanya. 


Buat perubahan Ramadhan tahun ini! Ga mau kan setiap tahun Ramadhan-nya gitu-gitu mulu. Coba bayangkan udah berapa banyak ruginya kita. Ayo berubaaah, karena Ramadhan ini adalah Ramadhan BEDA! :)


*artikel ini didedikasikan untuk lomba artikel Ramadhan, sumber gambar : www.komikmuslimah.blogspot.com

*Alhamdulillah, postingan ini juga dapet award loh :)




24 hours for Ramadhan!

0 comments
Tidak terasa hari-hari Ramadhan makin cepat beranjak meninggalkan kita, ini udah hari ke-19 loh. Lalu sejauh apa kita memanfaatkannya sampai detik ini. Sudah berapa juz tilawah kita? Amalan sunah? Infak? Qiyamullail? Membantu ibu di dapur? Menyambung silaturrahim? Menambah wawasan tentang Islam? dan lain-lain?

Sebelum kita nangis guling-guling menyesali kelalaian kita terhadap waktu, yok koreksi lagi "niat" dan "target" awal kita.
Nah setelah membuka kembali lembaran target-target kita di awal bulan lalu. Mari maksimalkan tiap 24 jam waktu kita setiap harinya. Intinya adalah : "menyedikitkan TIDUR, 'bergerak' sebanyak-banyaknya, membuat manfaat sebesar-besarnya". Berikut cara-cara simpel yang InsyaAllah bisa membantu teman-teman memanfaatkan tiap-tiap 24 jam, setiap hari, dengan penuh suka cita :)
1. Saat sahur
Teman-teman bisa mengawali bangun tidur dengan segera mengambil wudhu, dan bersegera mendirikan sholat malam. Berdzikir lah sebanyak yang teman-teman bisa. Penuhi malam dengan istigfar dan dengan ucapan Lailahaillallah. Berdo'a dan memohon ampun lah, karena saat sepertiga malam Rabb kita turun ke langit dunia dan berfirman : 
“ Barang siapa berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, barang siapa meminta kepada-Ku akan Aku beri, barang siapa memohon ampun kepadaku akan Aku ampuni” - HR. Bukhari dan Muslim
Kemudian, sahur lah di waktu akhir (saat mendekati Imsak/adzan Subuh) sesuai sunnah Rasulullah SAW. Banyak minum air putih dan makan secukupnya ya. :)
. 
2. Saat waktu Subuh hingga Dhuha
Cintai Rasullullah dengan menjalankan Sunnahnya. Pahala sunnah jadi pahala amalan wajib loh. Jadi, jangan ragu buat sholat Rawatib sebelum sholat wajib. Apalagi sholat sunnah 2 raka'at sebelum subuh itu lebih baik daripada dunia dan seisinya, sesuai HR. Muslim.

Setelah sholat subuh, teman-teman bisa mulai menyicil tilwah. Jika teman-teman mentargetkan sehari 1 juz, maka tiap-tiap sholat fardhu bisa dicicil 4-5 halaman biar terasa lebih ringan. Jadi, jangan langsung tidur ya, manfaat kan waktu subuh hinggu Dhuha buat tilawah, baca Al matsurah dan dzikir lainnya. Kemudian sholat Dhuha! :)
3. Setelah waktu Dhuha hingga Zhuhur
Bisa diisi dengan kegiatan yang mengasyikkan dan bermanfaat tentunya. Misalnya menulis, membaca buku-buku Islami, me-upgrade diri, mengulang-ngulang hafalan, atau membantu Ibu belanja dapur. *\(^O^)/*
tentunya dengan tidak lupaaaa :
Sealalu tersenyum ceria :)
  

perbanyak dzikir

udah sedekah beluum?

menyambung silaturrahim

4. Setelah Waktu Zhuhur hingga waktu Ashar
Setelah sholat Zhuhur, teman-teman boleh beristirahat (baca : tidur siang). Tidur juga ibadah loh. Tidur siang yang baik itu sekitar 20 menit, InsyaAllah kemampuan kognitif kita akan meningkat 40% di malam harinnya.

Bisa juga memanfaatkan waktu dengan membantu Ibu nyiapin makanan buat buka. Bereksperimen dengan motong-motongin pisang buat kolak misalnya, atau ngaduk-ngaduk gulai ayam sampe mateng. :D

5. Menjelang berbuka
Saatnya mencari ilmu dan mengademkan ruhiah. Biasanya di mesjid-mesjid tertentu ada acara ta'lim/tasqif. Tidak ada salahnya nimbrung nambah ilmu di sana. Selain nambah ilmu, juga bisa silaturrahim sama ibu-ibu komplek. Jika tidak memungkin kan, kita bisa mencari ilmu via TV, radio atau buku. Dan jangan lupa baca Al matsurah lagi buat sore hari yang indah ini. (^.^)

6. Berbuka
Berbuka lah dengan yang manis. Segerakan sholat Maghrib. Setelahnya boleh makan makanan berat.


7. Saat Malam hari
Setelah kenyang dengan santapan lezat ibu. Mari bersegera untuk panggilan Sholat Isya dan Tarawih di mesjid terdekat, bersama keluarga kesayangan. Tutup dan sempurnakan hari yang indah ini dengan Sholat Witir dan tilawah sebelum tidur.

Setelah semua target hari ini terpenuhi. Amalan wajib udah, amalan sunnah udah, sedekah, target 1 hari 1 juz juga udah. Saatnya untuk tidur, agar bisa bangun lebih awal.

Alhamdulillah.

"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakan lah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhan mu lah hendaknya kamu berharap " -Q.S 94 : 7-8

Mari manfaatkan Ramadhan ini sebaik-baiknya, karena belum tentu Ramadhan indah berikutnya menyapa kita. :')

sumber gambar : www.komikmuslimah.blogspot.com

postingan ini RESMI dapat award loh, Alhamdulillah! :)

Panda Po !

0 comments
Panda itu lucu ya... Gemes, pengen digigit deh! :""B
pengen deh boneka panda yang guedeeeee banget badannya, minimal segede badan Amatullah deh, hehe ^^,V

Ntar deh, InsyaAllah ngumpulin duit buat beli panda, biar ada temen begadang, biar ada temen guling-guling. kyaa kyaa! xD/*****

Berikut saya rangkum betapa lucunya panda "Po", diambil dari film kesukaan saya dulu, Kungfu Panda. : 3

http://magnificentmacks.tumblr.com/ 

http://chengmun1008.blogspot.com/2011/06/kungfu-panda-2.html 

http://babyfeetandcombatboots.blogspot.com/2011/06/speaking-of-kung-fu-panda-2.html

http://babyfeetandcombatboots.blogspot.com/2011/06/speaking-of-kung-fu-panda-2.html

http://babyfeetandcombatboots.blogspot.com/2011/06/speaking-of-kung-fu-panda-2.html

Kyaaa! Mauu poooooo! :3
"You've got to let go of that stuff from the past, because it just doesn't matter. The only thing that matters is what you choose to be now."
{Po, Kung Fu Panda 2}

 
 

Senin, 06 Agustus 2012

Ar-Rahman

0 comments
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" -Q.S Ar-Rahman
Allahu Akbar!
Kaget dan pengen nangis liat pengumuman Mentor-Astor Asy-Syifaa FK Unpad 2012. Air mata bahagia, ucapan syukur menjerit-jerit di dalam hati. Alhamdulillah! Gemetar dan merinding, karena amanah ini tidak lagi sebatas amanah dunia, ini amanah akhirat juga. Bismillah!

Rasanya saat ini pengen meluk teh Ur dan Amatullah, makasih atas do'a-do'a-nya ukht. Uhibbuki Fillah! :* :* :*

Ya Allah, ini untuk-Mu, maka saksikan lah!

Minggu, 05 Agustus 2012

Lomba Tilawah

0 comments
Ramadhan identik dengan Al-Qur'an. Secara kan ini merupakan malam ke-17, ayoo koreksi lagi tilawah kita udah sampe mana?? Terinspirasi dari ide si adek bungsu buat bikin meme tentang Lomba Tilawah. Lumayan buat cambukan saya dan adik-adik :)

Teringat juga tentang lomba tilawah yang pernah dulu saya ikrarkan dengan seorang teman. Jadi deg-degan siapa yang bakalan kalah ya, kyaa kyaaa~ :3

Buat temen-temen yang mau ikutan bikin meme biar dakwahnya makin oke, silakan klik let's make it :3 , temen-temen bebas berkreasi se-alay mungkin. Mudah-mudahan manfaat! 


A right man

0 comments
Forget finding the right man, focus on being the right woman -gambar dari tumblr nya teh Ur
ini akibat randoman Amatullah yang mancing-mancing sih, bahkan berani-beraninya "nyebut" inisial. Hahaha, saya juga sih yang mentriger. Sampe si teteh jadi turun tangan gini. >:p

Mari menjadi yang terbaik dan membaikkan dulu sebelum meminta yang terbaik dan membaikkan.

Sabtu, 04 Agustus 2012

Kenapa harus Hujan? Kenapa harus Malam?

0 comments
 
Saya sangat mencintai hujan, sebagaimana saya mencintai malam, sebagaimana saya sungguh kagum atas ciptaan Maha Karya Allah, Maha Pencipta. Lalu kenapa harus hujan? dan kenapa harus malam?

Malam itu identik dengan sepi, gelap, dan sendiri. Saya tidak suka sepi/gelap/sendiri, kecuali malam. Serasa saya ini adalah pemilik seluruh malam. Saya bebas mau ngapain aja di malam hari, sendiri. Saya merasa seperti hanya saya yang dilihat oleh bulan, diselimuti bintang-bintang, dan dibisik manja oleh angin malam. Kasih sayang matahari pun tak terbatasi meski gelap, saya yakin di ujung sana, dia tetap memberikan kehangatan memancarkan sinar untuk bulan. Awan-awan nakal, jangan dikira hilang saat malam, dia berlari-lari juga menutupi bulan kadang-kadang. Mereka seakan bermain-main, menunjukkan kasih sayangnya silih berganti untuk saya.

Air mata yang jatuh pun tak kan di dengar siapa-siapa saat malam. Malam menjaganya, untuk saya. Malam merahasiakan kelemahan-kelemahan saya, yang tentunya tidak akan terungkap saat siang. Istimewa. Saya bangga menjadi makhluk-makhluk malam. :')

Malam menyelimuti saya saat lelah menyapa, saat air mata tak mampu dibendung lagi, saat tak tahu mau bersandar dimana lagi.

Malam saya adalah malam sunyi, malam romantis, dan malam dengan angin damai. Bukan malam penuh kehebohan dan euporia. Malam saya adalah malam melankolis. Malam saya, adalah milik saya, untuk saya dan untuk-Nya.

Hujan itu anugrah, hadiah, cinta dan suasana keteduhan. Hujan itu menyuburkan, seperti yang selalu difirmankan-Nya, berkali-kali. Hujan akan membasahi wajah saya, menyamarkan air mata, membawa suka cita. Angin hujan akan meniupkan daun-daun jatuh, memanjakan hidung dengan bau tanah yang khas, memanjakan mata dengan pelangi setelahnya. Membuat air mata tak jatuh lagi. Hujan mengingatkan saya dengan-Nya, dengan makhluk-makhluk yang saya cintai karena-Nya.

Hujan mengingatkan saya tentang memori-memori main becek masa kecil, memori ngepel bareng setelah rumah kami banjir, mengingatkan saya akan suara bising atap seng di rumah kontrakan dulu, tentang memori dilarang bermain keluar, dan memori tidur melingkarnya anak-anak Angelica Florensino (kucing saya). Dan masih banyak rahasia indah bersama hujan. :"">

Saya mulai berfikir random tentang resepsi pernikahan di saat hujan atau ijab kabul saat dini hari dan bulan purnama saksi bisunya. Ya kali, siapa yang mau dateng nov -...-". Skip! Skip! Skip!

Segala puja dan puji untuk Mu, Allah. Untuk ciptaan terindah-Mu, hujan dan malam.



23:41 WIB
ps : di bawah langit Indah kota Jambi, dan bulan purnama saksi bisunya.
sumber gambar : http://www.landscape-photo.net/displayimage.php?album=127&pid=922

Ukhuwah, AJMY, perkenalan awkward, Nanda

0 comments
Judulnya rame! :)
Well, sangking saya ga tau lagi gimana mendeskripsikan beberapa hari-hari terakhir saya di Jambi. Liburan kali ini (sejak saya pulang 26 Juli lalu), memang selalu saya habiskan dengan menyepi di rumah. Saya engga seperti biasanya, yang biasanya langsung jalan sama temen-temen SMA, ngabuburit sana sini, buka bereng SD,SMP,SMA. -_-". Mungkin belum kali ya. :)

Yang jelas, Ramadhan tahun ini benar-benar-benar bedaaaa! Bedaa! Sekali lagi ah teriak, "Bedaaa!". Paling berasa banget bedanya, Alhamdulillah saya dapet teman-teman baru. :'). Perkenalan yang awkward dengan sumber etiologi "pertemanan" yang cukup misterius. Seneng. Akhirnya orang semacam "saya" banyak juga di Jambi.

Terus juga ketemu Rachmah Nanda, dan kita pun seperti biasaaaaa, bercerita dan bermimpi banyak. :""""">

Terus tadi pagi, saya nambah kenalan akhwat-akhwat jambi, cukup banyak. Mulai dari yang kenalannya failed, karena udah terpapar saya duluan via fb, dan udah ternoda dengan bumbu-bumbu fb/twitter lainnya, -__-", sampe ke senior akhwat yang dulu mukanya antagonis beet pas SMA dan sekarang jadi kalem banget kaya saya, hehehe. :p


Yak, ini adalah postingan random yang cukup tidak berbobot tapi bermakna dalem. Ada kebahagiaan yang teramat, ukhuwah yang terjalin, perkenalan awkward tapi seru, seputar kebersamaan dengan Nanda dan dengan AJMY (Association of Jambi Moeslem's Youth). Semoga Allah selalu berkenan untuk mendekatkan, mempertemukan, melanggenggkan saya bersama teman-teman yang sholeh lainnya. :*
 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template