Selasa, 14 Agustus 2012

Home sweet Home

Terhitung sejak 26 Juli sampe hari ini, saya hidup sangat amat 'makmur'. Makan tinggal makan, tidur tinggal tidur, pergi kemana pun dianter. Bahagia deh. Mungkin liburan smester kali ini adalah liburan panjang yang terakhir, karena Insya'Allah tahun depan saya KKN, dan tahun depannya lagi udah koas. Aamiin. Fiuuh~

Tentunya saya ga mau menyia-nyiakan liburan panjang yang indah ini. Yang menariknya, saya lebih banyak membabu di rumah. Jagain adek-adek yang sebenernya ga perlu dijaga lagi, serta melakukan hal-hal yang setara dengan pekerjaan ibu rumah tangga. Udara Jambi juga sangat mendukung saya untuk mendekam di rumah tentunya.

Ada beberapa hal yang agak ridiculous kalo saya lagi di rumah, yaitu saya selalu kerepotan tiap ada tamu. Jadi rumah saya itu Subhanallah bangunannya, failed pisan -_-". Rumah yang luasnya lebai karena kekurangan sekat/batas/dinding di tiap-tiap ruangannya. Jika bermain ke rumah saya, saat pertama kali menginjakkan kaki di ruang tamu, maka si tamu akan meliat seluruh isinya, sekali lagi, seluruh isinya! Mulai dari melihat ruang nonton tivi, ruang makan, pojok komputer, pojok belajar, tangga menuju lantai 2, dapur--beserta wastafel cuci piring, hingga garasi motor dan jemuran pakaian. Kebayang?? Mudah-mudahan teman-teman tidak dapat membayangkan. Benar-benar imaginer bukan? ~(-__-')~

Itu lah yang membebani hidup saya setiap di rumah, apalagi kalo tamunya cowok. Saya langsung kalang kabut lari sana sini, cari tempat aman yang terdekat. Misalnya, dibalik lemari perabotan, merupakan salah 1 tempat favorit saya. Sesekali saya mengintip, memastikan bahwa itu tamu berbahaya atau tidak.

Namun, bersembunyi sendiri adalah hal yang tidak mudah, karena seluruh adik-adik saya semua juga sangat pemalu sama tamu. Terjadilah suatu kejadian dimana kita ber-4 berlari-larian (bubar/buyar) saat tamu datang. -__-' Zzzz. Berebut saling oper-operan job buat bukain pintu. Dan tidak ada yang berani keluar selama tamu belum enyah dari rumah kami. Males keluar sebenernya. Bukanlah hal yang langka pula, misalnya adik saya sengaja nahan boker karena males ke kamar mandi, pasti keliatan sama tamu. Atau adik saya yang baru selesai makan pake tangan, males nyuci tangan karena males keliatan tamu. Ya, Tamu benar-benar menjadi RAJA di rumah saya, itu adalah peraturan yang tidak tertulis yang semua penghuni rumah paham. Siapa pun tamunya, pasti pasukan-pasukan yang lain menghilang ke kamar mereka masing masing. Lalala~

Dengan fakta kami semua pemalu, maka mama pun tak gentar untuk memanggil kami satu-per-satu bagi tamu-tamu khusus. Mengenai pengkhususan tamu ini, saya benar-benar ga ngerti gimana regulasi dan syaratnya, mungkin ini lah yang disebut naluri seorang ibu--yang ingin memperkenalkan anak-anaknya.

Tentunya setelah dipanggil, senyum dikit, kami kembali lagi ke sarang persembunyian. -__-'
oh home sweet home~
sumber gambar : http://pictures-of-cartoon.blogspot.com/2009/05/cartoon-house.html

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template