Senin, 27 Agustus 2012

Pengantin-Pengantin Al-Quds

"Aku harus merelakan suamiku bertugas mengobati luka pejuang Palestina setelah akad nikah kami selesai di Darb al-Ahmar 2 pekan lalu. Niat tulus suamiku adalah mengobati luka para mujahid, sekaligus bergabung dalam barisan mereka. Aku pun akan mengikuti jejaknya, sebagai dokter bagi para pejuang-pejuang Allah. Bagiku, ini seperti kado pernikahan kami dari-Nya. Aku serasa akan berbulan madu di negeri wangi surga ini.

Semua berjalan tanpa halangan berarti sampai insiden ashar kemarin terjadi. Hari itu terjadi bentrokan antara warga Palestina dan kelompok ekstremis Yahudi yang dibekingi tentara Israel.

Warga Palestina berupaya melawan keras ketika Yahudi-Yahudi itu merampasi rumah-rumah penduduk dalam penyerangan yang membabi buta. Saat berada di kerumunan massa itulah, jantung suamiku tertembus peluru tentara Israel yang siap membunuh siapa pun yang menghalangi rencana jahatnya. Akhirnya, kujemput tepat ketika ia sedang sakaratul maut dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Aku adalah pengantin Al-Quds yang selamanya akan menemani suamiku di sini hingga akhirnya aku bertemu dengannya di surga .."
-Pengantin-pengantin Al-Quds
*** 

"Cut Erina Melanita. Bukankah ia terkenal dengan teorinya 'Membangun Diri Sendiri Saja' itu? Bukankah ia yang selalu mengajarkan orang lain untuk fokus memperbaiki diri sendiri saja dan tidak usah meributkan urusan orang lain, apalagi negara lain? Pribadi egois!"

Meski yang bernama Cut Erina Melanita itu bisa jadi siapa saja, tapi entah mengapa aku merasa akulah sang tokok HAM yang sedang dicap egois oleh Sama.

"Dan dengan bangganya ia menggunakan hijab dan masih mengaku Muslim. Apa ia sudah lupa bahwa Muslim itu seolah-olah satu tubuh, sehingga jika ada satu anggota tubuh yang sakit, seharusnya bagian tubuh yang lain juga merasakan tidak enaknya sakit itu? Dan menjijikannya lagi, ia mendapatkan  penghargaan dari sebuah asosiasi psikologi Internasional atas teori tersebut. Cih, tentu saja Yahudi itu senang dengan teorinya dan memberi penghargaan, sedang kita kaum Muslimin jadi terkotak-kotak dan makin hari makin bercerai-berai!"
-Aku, Sabah dan Sama
***

Alhamdulillah, hadiah lagi. Sekarang, kak Nuril Annissa lah yang beruntung, berkesempatan mendapatkan pahala yang mengalir itu (lagi). :D . Betapa banyak yang berlomba-lomba dan begitu semangat nitip pahala yang mengalir via saya. Ckckckc -...-", untung pahala saya ga jadi berkurang ya jadinya. (lho?!) hehehe (^.^),V

Jazaakillah kak Annissa, benar kata kakak, hadiahnya memang bikin saya makin ngefans sama kaka *elap iler*. Oh iya, dan ucapan terima kasih juga saya haturkan buat kak Abdullah Azmy , yang telah rela membawa buku ini dari Aceh hingga ke Jambi, melewati perjalanan panjang berhari-hari, *hiks* , perjuangan yang sangat berat pastinya.

Saya berpikiran random, lama-lama blog ini akan penuh dengan ucapan terima kasih terhadap mereka-mereka yang berlomba-lomba membahagiakan hari-hari saya. Kemudian akan saya tuliskan nama mereka satu-per-satu disini. Tak apa. Malaikat pastilah sudah lebih dulu menuliskannya. Juga tak ada salahnya saya mengulanginya, menyerukannya, dan menghebohkan nama-nama mereka disini, serta membisikan nama-nama mereka lagi pada-Nya. :')
sumber gambar : blognya kak Nuril Annissa

4 comments:

  1. *peluk sayang dari Aceh

    xoxoxox

    BalasHapus
  2. Dan satu lagi, cara Nova nulis makasih buat si kurir kaya dia itu bener-bener "hamba" ya, nyebrangin segitu banyak provinsi cuma buat ngantarin buku. Haha, serasa nyonya besar jadinya. XD


    *di sini aman, sebab ga bakal dibaca orangnya hoho*

    BalasHapus
    Balasan
    1. -...-" Seriusan kak gak maksud gitu, ampun Kak Azmy, itu niatnya cuma buat hiperbola sangking saya berterimakasih nya. *misalnya kebaca sama Beliau*

      -,-" kak Nu, udah gede ga boleh berantem mulu~~ xD

      Hapus
    2. sesekali berantem itu perlu, menguji level kesabaran masing2, jadi kalau ketemu pasien yg marah2 ga jelas uda tahan banting *alasan :p

      hehe, walaupun keliatannya berantem tiap hari, kita baik2 aja kok sebenarnya *peace out forever :D

      Hapus

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template