Jumat, 28 September 2012

cita-cita 1 : penulis

4 comments
Untuk ke-2 kalinya, tulisan saya dipampang di website umum. Hiks. Terharu.

Sore tadi, saya dapat kiriman email dari dakwatuna, dan Alhamdulillah salah 1 cerpen saya baru saja nampang disana. :D . Yaaa meskipun itu cerpen ga berbobot dan ababil banget, tapi ga apa-apa lah ya, namanya juga proses!

saya ingin jadi penulis deh, suatu hari nanti :""""

Kamis, 27 September 2012

Sastra dan Menulis

2 comments
"Syair macam apa yang kau baca itu? Betapa indah dan agungnya kalimat di dalam syair ini." -Umar bin Khattab , saat mendengar ayat-ayat suci Allah, Penguasa semesta.

Al-Qur'an, sastra terindah sepanjang masa. Umar yang hatinya keras pun takjub, begitu terpesona mendengar untaian bahasa Al-Qur'an yang begitu indah. Hanya syair dari Illahi inilah yang mampu membuat air mata beliau mengalir deras. Hanya untaian kalimat indah di dalam Al-Qur'an lah yang sanggup membuatnya takluk dan tunduk. Merinding. Maha Kuasa Allah. :_)

Sastra itu indah. Saya jadi ingat suatu kutipan..

Ajarkan sastra pada anak-anakmu, agar mereka berani mengubah kelemahan menjadi kekuatan.
Ajarkan sastra pada anak-anakmu agar mereka berani melawan ketidakadilan.
Ajarkan sastra pada anak-anakmu agar mereka berani menegakan kebenaran.
Ajarkan sastra pada anak-anakmu agar jiwa-jiwa mereka hidup.
Ajarkan satra yang mengajarkan keberanian
-Anis Matta

Suatu hari nanti, saya akan mengaplikasi kan kutipan dari Anis Matta itu, mengenalkan pada anak-anak tentang sastra, tentang pentingnya membaca, tentang betapa asiknya menulis. Membaca membuka mata mu, Nak! Meluaskan pikiran mu, melapangkan hati mu. Setelah puas membaca, maka tulislah! Jangan biarkan hanya pikiran mu yang menikmatinya. Berbagilah.

Dengan menulis, kita bisa menjadi apa pun, pergi kemana pun.
Dengan menulis, bisa jadi kita membuat orang lain bahagia, tersenyum malu, deg-degan, dan perasaan nano-nano lainnya, meski tidak bertemu pandang.
Dengan menulis, kita bisa memperlakukan orang lain dengan spesial, siapapun orangnya.
Dengan menulis, kita bisa mewujudkan rasa sayang, meski bibir ini diam.
Dengan menulis, kita juga bisa menangis, meski air mata tak keluar.
Dengan menulis, bisa jadi kita menginspirasi seseorang.

"Jangan pernah berhenti menulis, sebab kita tak pernah tau, tulisan mana yang akan menyadarkan seseorang di luar sana"Nuril Annissa

http://oohgeephotography.wordpress.com/page/5/


Mesjid Habiburrahman

2 comments
Sindrom pasca-mati-lampu, membuat saya ingin rehat dan melupakan semua tugas sebentar. Hehehe. Saya harus tidur sebenernya, kondisi fisik Alhamdulillah sedang sangat rentan. Tapi apa daya, menulis itu begitu mengasyikkan!

Siang itu, saya sangat tepar, tubuh memberi sinyal kalo saya sepertinya akan terinfeksi suatu penyakit. Tidur-tiduran bentar, dan dengan males-malesan buka sms dari nomer yang tidak dikenal, dan ternyata itu Pusfa, dan Pusfa pun pundung. Oke itu ga penting diceritain! (-.-") Intinya, hari itu, saya, Pusfa, dan membawa bayi besar bernama Amatullah MABIT ke Habib. Seperti biasa, itu tidak direncanakan awalnya, hanya random.

Habib, katanya, kalo hari biasa sepi banget. Dan memang malem itu sepi banget sih. Agenda mabit pun dimulai. Seperti mabit kebanyakan. Namun, ada yang beda disini. Karena hape saya mati total, saya masuk ke ruang yang bertuliskan Ruang Serba Guna, disana saya beranikan diri untuk SKSD biar boleh masuk dan nge-charge disana. Alhamdulillah, boleh masuk. Bahkan akhirnya, saat jam tidur, kita malah tidurnya di ruangan itu loh. Jadi, ga begitu kedinginan~ XD/***

Di dalam ruangan itu, semua menghafal Al-Qur'an. Sibuk dengan hafalannya masing-masing. Saya kaget, sekaligus takjub. Dan tentunya juga kebanting. Ibarat daun, saya udah terbang ketiup kesana kemari. Di luar ruangan, ada seorang bapak yang dengan tenang dan kalem mendengarkan 2 orang santrinya melantunkan Ayat-Ayat Allah, merdu sekali. Mereka semacam berlomba mungkin yaa. Ya, di Habib memang ada program menghafal Al-Qur'an, dan saya yakin mereka adalah siswi-siswinya. Fenomena yang saya liat cukup menampar. (._.")

Dan kerennya lagi, malam itu adalah malam minggu, bertepatan dengan konser SMTown di Jakarta, dan mungkin bertepatan dengan berbagai acara euphoria lainnya di seluruh belahan  dunia ini. Dan saya beruntung bisa ditakdirkan ada di Habib malam itu.

Rabu, 26 September 2012

te-la-dan !

0 comments
Keteladanan adalah cara mudah untuk mencontohkan.

ke.te.la.dan.an (n) hal-hal yang dapat ditiru atau dicontoh -Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kira-kira itu pesan yang saya tangkap dari tausyiah seorang teman saat mentoring beberapa minggu yang lalu.

Te-la-dan! Te-la-dan! Kata yang sudah tidak asing di telinga kita pasti. Banyak orang pinter ngomong ini dan itu, mengkritik ini dan itu, tapi menurut pengamatan saya, sedikit orang yang memberi teladan, sedikit orang yang bisa meng-integritas-kan antara kalimat yang diucapkannya dengan perbuatannya.

Saya paham kenapa ada orang bilang, "peraturan itu ada untuk dilanggar". Kenapa ya? Karena yang membuat peraturan juga melanggar. Otomatis yang lain pun melanggar. Mmmm... balik lagi ke kata te-la-dan.

Ini agar miris, sekaligus ironis, di negara saya, negara ini, negara kita, stok teladan itu masih sangat minim, mungkin minus. Coba aja liat di sekeliling kita, misalnya sebut saja tentang keteladanan waktu. Yang membuat peraturan untuk tidak telat adalah guru, guru menyampaikan "jangan telat" ke anak muridnya. Anak muridnya pun berusaha mematuhi, "ya bu, kami tidak akan telat". Seiring perjalanan waktu, liat lah faktanya, fakta bahwa bagaimana jika muridnya telat, tentu saja murid akan dihukum. Sebaliknya, fakta jika guru yang telat, tentu saja guru tidak boleh dihukum, karena guru selalu benar.

Mari kita berkhayal lagi, dengan cerita tentang seorang guru yang menjelaskan pada muridnya, bahwa bumi itu bulat. Seluruh anak murid yang lain percaya, "ya, bumi bulat, karena guru bilang begitu". Namun, ada seorang atau beberapa anak murid yang bilang, "bu, bumi tidak bulat, ada cekungan di bumi, dan itu terisi oleh air, contohnya lautan. ada gundukan besar di bumi, contohnya gunung. bagaimana bisa bu bumi itu bulat?" Mari kita khayalkan bagaimana respon bu guru!

Baiklah! Karena ini adalah cerita saya, maka saya akan mengkhayalkan bu guru berubah jadi marah. Tentu saja bu guru engga mau kalah, toh dia guru, udah bertahun-tahun, mana bisa dipatahkan oleh murid-murid ingusan seperti anak-anak tersebut. Maka pilihan terbaik untuk murid tersebut, tentunya hanya diam. Karena walau bagaimana pun guru adalah guru, guru selalu benar, murid selalu salah katanya. Padahal, faktanya, jelas-jelas pendapat murid tersebut tidak bisa ditolak mentah-mentah. Bagaiman jika murid tersebut tetap keukeh sama pendapatnya? tentu saja akan dicap sebagai murid sombong yang tidak beretika, melawan pada gurunya. Oke, saya mulai paham bagaimana perasaan Einstein atau Thomas Alfa Edison yang katanya dianggap idiot oleh gurunya, sanging cerdasnya. Padahal andai saja dulu mereka tau, murid yang mereka anggap bodoh itu menghasilkan sesuatu untuk manusia yang lain, Einstein dengan teori relativitasnya, begitu juga Edison dengan berbagai penemuan hebatnya. *saya lupa apa, dulu pernah baca di perpus SMP* -.....-"

yak, abaikan cerita randoman saya di atas, itu resmi hanya fiktif belaka, resmi pemikiran tidak sehat saya saja. Intinya adalah keteladanan itu perlu. Ga perlu koar-koar dulu, jika memang kita ga sanggup menyampaikan, maka contohkan dulu keteladanan itu. CONTOHKAN! Kenapa seseorang bisa terlihat keren, karena dia berintegritas! Ucapan dan kelakuannya itu sejalan.

Ayo jadi orang keren!! Tegakkan peraturan. Jangan takut salah jika kita memang ada pada jalan kebenaran. Meski seisi dunia mencaci maki, ada Allah yang Maha Memuji.

Sabtu, 22 September 2012

0 comments
A wise physician said, "the best medicine for human is love and care". Someone asked, "if it doesn't work?"

She smiled and answered, "increase the dose"

:)

-dari Shabrina, temennya Naf

Jumat, 21 September 2012

Happy Birthday FK Unpad

0 comments
55 tahun bukan lagi usia yang muda bukan? FK Unpad mungkin telah melahirkan seribu dokter dari rahimnya, dan InsyaAllah saya akan jadi salah satu dari generasi itu. :_)

"Jangan tanya apa yang FK Unpad kasih buat kalian, tanya apa yang udah kalian kasih buat FK Unpad!"

2 tahun lebih saya menapakkan kaki di kampus ini. Dan sejak awal, meskipun FK Unpad bukan cinta pertama saya, saya ge pernah nyesal masuk FK Unpad. Kehangatannya, kekeluargaannya, adem kalem-nya, semua ada di FK Unpad. :"""

Saya belajar banyak disini, tentang Maha Besarnya Allah, tentang manusia, tentang Islam, tentang organisasi. Tentang ketepatan waktu, tentang kejujuran, tentang kedisiplinan, tentang kekeluargaan, tentang bersyukur, tentang kemudahan setelah kesulitan, tentang kehidupan, tentang semuaaaaa! >_<

boleh ga saya bilang, saya cinta banget sama FK Unpad? :__)
*terus kang Poundra dateng dan bilang "buktinya apa nov?? jangan cinta di mulut doang!"*
-.-"
*ampun kang~~*

Kalo diliat dari versi "wujud nyata", mungkin saya belum ngasih apa-apa buat FK Unpad. Lecture lebih lama dari jadwal biasanya aja masih suka ngomel-ngomel, dikasih liburan malah seneng tak terhingga, isu-isu terkini tentang FK Unpad masih suka diabaikan dan masih banyak keluhan-keluhan ababil terhadap FK Unpad. Daan bisa-bisanya saya bilang saya cinta FK Unpad??? Berkoar-koar tentang cinta FK Unpad, tapi tiap kuliah masih males-malesan, bilang mau ngasih teladan, tapi sendirinya ga pantes jadi panutanKalo cuma bilang cinta di mulut mah, semut yang bergoyang juga bisa bilang cinta kali.
huaaaaa saya jadi malu :""|

Ah udah ga boleh sedih lagi, belajar yang bener, jadi dokter yang bener. Tuntaskan segala amanah, dengan totalitas yang teramat sangat ! Demi FK Unpad tercinta :"3


jaman saya masih jadi maba @A33 theater

perfecten FKUP @plaza

FK UNPAAAAD!
United!!!!!!!

Rabu, 19 September 2012

Asma binti Abu Bakar

0 comments
"Anakku, matilah dengan mulia... Matilah dengan mulia, atau hiduplah dalam keadaan mulia antara tikaman tombak dan berkibarnya bendera,"
- kobaran semangat Asma binti Abu Bakar untuk putranya, Abdullah bin Zubayr, dikutip dari buku Untuk Muslimah yang Tak Pernah Lelah Berdakwah


Keren! Asma binti Abu Bakar, salah satu muslimah tangguh, yang namanya terekam sejarah dan abadi di Al-Qur'an. Shahabiyah yang juga berperang penting dalam dakwah Rasulullah. Beliau lah yang bernama "dzatunnithaqain" (pemilik 2 ikat pinggang). Julukan tersebut merupakan tanda keutamaan, pengobanan dan keberaniannya ketika muda dalam medan dakwah Islam. Beliau lah yang memberikan perbekalan ketika Rasulullah dan Abu Bakar berhijrah ke Madinah, di tengah kejaran kaum kafir Quraisy. Oh iya, dan yang bikin saya haru adalah, ketika itu beliau sedang hamil besar. Beliau berjalan mendaki sembari membawa bekal, dan dengan ikatan pinggang di perut besarnya. :_)

Asma binti Abu Bakar, muslimah pemberani, cerdas, kritis, rajin berpuasa, sholat malam, dan dermawan. Saya masih ingat jelas saat membaca kisah Asma kecil yang kepo dan nanya-nanya kepada sang Ayah, "kenapa ayah Ruqayyah (Rasulullah) menyepi di gua Hira?". Begitu juga dengan Asma yang berlari-lari keliling kota untuk mengawasi keadaan sahabat-sahabat yang telah masuk Islam, saat itu Asma sangat amanah atas pekerjaan yang diberi oleh ayahnya. Sampai pada kisah kehebatan Asma dalam memendam perasaan terhadap Zubayr,   menjadi istri yang hebat untuk Zubayir, hingga 28 tahun setelahnya Ia ikhlaskan Zubayr menceraikannya untuk wanita lain. Asma juga pintar syair loh! Tidak ada suatu peristiwa yang telah dialami dalam hidupnya, baik yang umum maupun khusus, melainkan ia bukukan dengan syair.

Gitu deh seputar Asma :3
kalo mau lebih lengkap, baca sendiri yaaa, nih saya beri rekomendasinya, judulnya Pengikat Surga, ditulis oleh Hisani Bent Soe. Fyi, membaca buku yang semacam ini bisa jadi penyemangat dan cambukan pribadi buat saya, bahkan saya lebih suka baca buku Islami daripada textbook. Textbook itu layak dibaca saat akan deket UAS sih. Eh salah, intinya, mumpung masih muda, matanya belum minus karena kebanyakan baca textbook, mending manfaatin juga baca buku Islami, pasti berguna, pasti menginspirasi. Hidup terlalu cepat dan terlalu sia-sia jika hanya mementingkan diri sendiri, dan mengurusi urusan sendiri. Dengan membaca, minimal kita tahu dan bisa ngasih tau orang yang belum tau. Hehehe, mari sibukkan diri untuk bermanfaat, sebelum setan yang menyibukkan diri mu untuk kesia-siaan. 
>:p 

"Orang-orang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikut mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah.." -Q.S 9: 100

"Jangan lah kamu berhati lemah dalam berdakwah pada kaummu. Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." -Q.S 4 : 104

harapan!

0 comments
"Kebesaran jiwa, yang lahir dari rasionalitas, realisme dan sangkaan baik kepada Allah, adalah keajaiban yang menciptakan keajaiban. Ketika kehidupan tidak cukup bermurah hati mewujudkan mimpi mereka, mereka menambatkan harapan kepada sumber segala harapan; Allah!" -Anis Matta, Mencari Pahlawan Indonesia


masih pantas kah saya berharap?
Harapan itu tentu masih ada, selama yakin hasilnya tak akan pernah menghasilkan duka. Maka segera teriakan harapan itu pada-Nya, Sumber segala harapan. Penguasa atas segala kuasa. ~~:)

Senin, 17 September 2012

hadiah lagi :D

0 comments
Hadiah yang dinanti-nanti pun datang. Jeng jeng jeng~~, pulang kuliah langsung disambut oleh bingkisan mungil. Bingkisan tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah dari pemilik akun www.komikmuslimah.blogspot.com , yaitu teh Dhiba. Alhamdulillah! :D





Kamis, 13 September 2012

dua prinsip

0 comments
ada 2 prinsip yang bisa dipetik dari hari yang super hectic tadi :

1. Suka atau pun tidak suka itu pilihan, totalitas untuk amanah itu kewajiban! Saya harus menghapuskan "budaya mengeluh" terhadap amanah. Apalagi untuk amanah yang memang saya sendiri yang memilih. *plak* *nampar diri sendiri*


2. Metoda da'wah yang terbaik adalah dengan mengikat hati "si target" terlebih dahulu, membuatnya mencintai kita, lalu perlahan-lahan selipkan ide-ide yang kita punya untuk target tersebut. Ikat hatinya dulu! Percaya lah, ini sudah berkali-kali terbukti kok, saya mengalaminya loh! Karena sesungguhnya yang bisa ditangkap oleh hati adalah yang diberi dari hati. :")

Keep istiqomah nov! :')

Senin, 10 September 2012

prasangka

0 comments
"Kenapa masih ada orang yang tidak suka dengan saya? padahal saya merasa telah berbuat baik padanya?"

jauhi prasangka.

Suka dan tidak suka itu kadang memang hanya bisa dinilai oleh hati, hingga kurang objektif lah penilaian itu. Namun, kadang hati ini bisa lebih baik menilai daripada logika, mana yang tulus, mana yang bertopeng. Mana yang hatinya pedih saat melihat kita berkembang, maju, dan bahagia, mana yang hatinya justru pedih saat kita terpuruk.

Kalo kata seorang teman, "yang bisa ditangkap oleh hati itu adalah yang diberi dari hati", *ya begitulah kurang lebih kalimatnya*.

well, jauhi lah prasangka! Karena tidak selamanya yang buruk menurut kita itu buruk, dan yang menurut kita baik itu adalah baik.

Yap, lagi-lagi saya menyindir diri sendiri! Kadang tulisan itu tidak akan bisa membangun, kalau belum menyindir bukan? :D *Introspeksi, kadang hal-hal sepele bisa menyakitkan hati*


Sabtu, 08 September 2012

mari berteman!

0 comments
Imam Syafi'i berkata kepada Yunus ibn Abdul A'la,
"Wahai Yunus, Jika kamu punya teman, peganglah tangannya dengan erat, karena mencari teman itu susah dan berpisah dengannya itu perkara mudah".

:"")
Bersyukur lah jika kita punya teman, yang cukup dengan melihatnya saja, kita ingat Allah. Ingat kebaikan-kebaikannya seolah-olah tidak ada celah baginya di mata kita, yang membuat kagum pun bertambah untuk Yang Menciptakannya.

Bersyukur lah kita  punya teman, yang do'a-do'a nya senatiasa mendoakan dalam diamnya. Yang membuat cinta kita bertambah-tambah karena melihat kesholehannya, dan malu jika tidak meneladaninya.

Bersyukurlah, karena Allah telah menghadiakan mu teman-teman seperti itu. Bukankah sesama Muslim itu seperti satu tubuh? ya, saat sebagian sakit, maka yang lain pun sakit, saat bahagia pun, semua akan bahagia.  :"")

Bahagianya saya, telah Allah perkenalkan dengan mu. Mari berteman! :)



Sinoatrial Node

0 comments
Sinoatrial node, yang nama gaulnya adalah pacemaker! Ia adalah sebuah massa kecil di sel otot jantung. Saya langsung jatuh cinta mendengar namanya. Jika Naf bercerita tentang dirinya yang ingin sepeti vasa vasorum, saya lebih memilih menjadi sinoatrial node. :"""

Sinoatrial node ini (katanya) yang memberikan impuls ke jantung, yang nanti bikin otot-otot jantung kontraksi. Hingga kita bisa ngedenger suara lup-dub nya jantung. Lalu apa istimewanya sebuah node kecil ini?? Jadi, yang membuat saya jatuh cinta padanya adalah ... bahkan ketika tidak ada kontrol neural dan hormonal ekstrinsik, dia yang menciptakan aksi potensial itu, sehingga muncul lah aktivitas electrik, yang ujung-ujungnya menghasilkan suatu kontraksi otot jantung. :O

Lalu, iseng-iseng kelompok tutor saya mengambil kesimpulan, bahwa karena itulah ia disebut sebagai PACEMAKER. Perintis aksi potensial. Ia yang mentriger dirinya sendiri. Menciptakan aksi potensial yang nantinya akan mentriger atrioventicular node, hingga impuls itu berjalan ke bundle His , lalu ke fiber Purkinje. How sweet! :"""

Saya ingin seperti mu, sinoatrial node! Membangun diri sendiri, hingga kemudian bermanfaat bagi yang lain. Perintis.

1 minggu di Sistem Cardiovascular, dan saya jatuh cinta pada jantung. Subhanallah ciptaan Allah yang satu ini. Ribetnya super, tapi tiap-tiap komponennya unyu

Oke, mari kita sebut perkataan-perkataan saya yang aneh ini sebagai unyu-things!



Jumat, 07 September 2012

Danau Arboretum

0 comments

Pangling banget, dan ga nyangka ternyata arboretum unyu juga ya kalo di foto dari sudut tertentu :3 , hehe. Biasanya sih saya ngomel-ngomel sama danau Arboretum ini karena selalu keciprat pancurannya yang aneh itu tiap lewat sana. Dengan kata lain, cuma karena pancuran kecil yang geje itu, saya pangling sama keindahannya. Seandainya saya mau berdiam diri sebentar di pinggirnya, tidak berburuk sangka dulu terhadap danau ini, pastilah keindahan ini tidak asing bagi saya. :"""

Ah, begitulah manusia kebanyakan bukan?
Cuma karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Bisanya cuma nilai celah-celah kecil orang aja, sehingga kebaikan yang lain tertutup karena celah kecil itu. Bisa jadi sebenarnya kebaikan itu tidak tertutup, tapi kita yang sengaja menutup mata, memalingkan muka, dan tidak mau menerima. Saya pun begitu juga kaaaan, dan salah satu korbannya adalah danau Arboretum ini. Ckckck!

Mari belajar untuk melihat sesuatu dalam cakupan yang lebih luas. Jangan cuma fokus ke kejelekan dan kekurangan, liat kebaikannya! :3

ps: foto ini iseng saya dapatkan dari tumblr-nya bos saya di Volunteer Doctor, kang Dani Ferdian , dan saya berhasil memanipulasi gambar ini menjadi cerita aneh, hehehe.( ^^,)V

Kamis, 06 September 2012

bagaimana JIKA,..

0 comments
bagaimana jika,
matahari tak kunjung datang,
badai tak pernah berganti dengan gerimis,
dedaunan tetap jatuh,
air mata tak kunjung berhenti,
memori tetap nyaman di cerebral cortex,
mata tak dapat tertutup.

bagaimana jika,
aku hanya ilalang yang panjang,
atau rumput yang bergoyang,

bagaimana jika,
do'a ini tak terdengar,
panggilan ini tak dijawab,
tangisan ini terabaikan,
jabatan tangan ini diacuhkan,
kata maaf ditiadakan,

lalu,
bagaimana jika,
asa itu tetap ada . . .

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template