Rabu, 19 September 2012

Asma binti Abu Bakar

"Anakku, matilah dengan mulia... Matilah dengan mulia, atau hiduplah dalam keadaan mulia antara tikaman tombak dan berkibarnya bendera,"
- kobaran semangat Asma binti Abu Bakar untuk putranya, Abdullah bin Zubayr, dikutip dari buku Untuk Muslimah yang Tak Pernah Lelah Berdakwah


Keren! Asma binti Abu Bakar, salah satu muslimah tangguh, yang namanya terekam sejarah dan abadi di Al-Qur'an. Shahabiyah yang juga berperang penting dalam dakwah Rasulullah. Beliau lah yang bernama "dzatunnithaqain" (pemilik 2 ikat pinggang). Julukan tersebut merupakan tanda keutamaan, pengobanan dan keberaniannya ketika muda dalam medan dakwah Islam. Beliau lah yang memberikan perbekalan ketika Rasulullah dan Abu Bakar berhijrah ke Madinah, di tengah kejaran kaum kafir Quraisy. Oh iya, dan yang bikin saya haru adalah, ketika itu beliau sedang hamil besar. Beliau berjalan mendaki sembari membawa bekal, dan dengan ikatan pinggang di perut besarnya. :_)

Asma binti Abu Bakar, muslimah pemberani, cerdas, kritis, rajin berpuasa, sholat malam, dan dermawan. Saya masih ingat jelas saat membaca kisah Asma kecil yang kepo dan nanya-nanya kepada sang Ayah, "kenapa ayah Ruqayyah (Rasulullah) menyepi di gua Hira?". Begitu juga dengan Asma yang berlari-lari keliling kota untuk mengawasi keadaan sahabat-sahabat yang telah masuk Islam, saat itu Asma sangat amanah atas pekerjaan yang diberi oleh ayahnya. Sampai pada kisah kehebatan Asma dalam memendam perasaan terhadap Zubayr,   menjadi istri yang hebat untuk Zubayir, hingga 28 tahun setelahnya Ia ikhlaskan Zubayr menceraikannya untuk wanita lain. Asma juga pintar syair loh! Tidak ada suatu peristiwa yang telah dialami dalam hidupnya, baik yang umum maupun khusus, melainkan ia bukukan dengan syair.

Gitu deh seputar Asma :3
kalo mau lebih lengkap, baca sendiri yaaa, nih saya beri rekomendasinya, judulnya Pengikat Surga, ditulis oleh Hisani Bent Soe. Fyi, membaca buku yang semacam ini bisa jadi penyemangat dan cambukan pribadi buat saya, bahkan saya lebih suka baca buku Islami daripada textbook. Textbook itu layak dibaca saat akan deket UAS sih. Eh salah, intinya, mumpung masih muda, matanya belum minus karena kebanyakan baca textbook, mending manfaatin juga baca buku Islami, pasti berguna, pasti menginspirasi. Hidup terlalu cepat dan terlalu sia-sia jika hanya mementingkan diri sendiri, dan mengurusi urusan sendiri. Dengan membaca, minimal kita tahu dan bisa ngasih tau orang yang belum tau. Hehehe, mari sibukkan diri untuk bermanfaat, sebelum setan yang menyibukkan diri mu untuk kesia-siaan. 
>:p 

"Orang-orang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikut mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah.." -Q.S 9: 100

"Jangan lah kamu berhati lemah dalam berdakwah pada kaummu. Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." -Q.S 4 : 104

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template