Rabu, 31 Oktober 2012

Rabu Pagi

2 comments

"Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Sebiru hati kita, bersama di sini

Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah

Bukankah hati kita telah lama menyatu
Dalam tali kisah persahabatan Illahi
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
Hapus air mata meski kita kan terpisah"

-Sebiru hari ini, Edcoustic

Tiada persahabatan yang lebih indah, selain persahabatan yang disertai oleh Allah :)

Senin, 29 Oktober 2012

Hijrah ke TUMBLR

0 comments
ini baru rencana sih, ^^
sepertinya cerita-cerita yang berbau-bau curcol, ga penting, pribadi, dan yang titik titik :3 akan saya hijrahkan ke tumblr. Ini baru rencana sih, mengingat pembaca membran-teladan yang semakin rame :p Rasanya kurang bijak jika saya masih cerita yang kurang penting disini :| Saya semacam butuh ruang pribadi untuk berteriak seenaknya di tumblr. InsyaAllah, postingan di tumblr masih selaras sih sama pribadi saya, dan ga "nyampah-nyampah amat" juga, mungkin akan banyak dipenuhi oleh quote-quote yang saya suka. 
Nah buat pembaca setia membran-teladan, nanti saya kabarin lagi ya. Ini cuma ide random loh! >:D



Jumat, 26 Oktober 2012

Lelaki 178 cm :_)

4 comments
Lelaki 178 cm, kira-kira setinggi itu tinggi badannya ..
Lelaki, yang kurang lebih 19 tahun hidup bersama saya,
sangat mengenal saya,
bahkan sosoknya lebih dewasa melebihi saya,

Lelaki ini, saya yakin sungguh mencintai saya,
begitu pun saya, Ia adalah sosok lelaki pertama yang paling saya cintai,
yang doa ini tak henti-hentinya untuknya,
lelaki teladan yang sungguh selalu membuat saya terkagum-kagum padanya.
Lelaki ini yang dulu pernah membuat saya menangis karena berebut mainan dengannya,
yang dulu pernah selalu membuat saya kesal karena diharuskan pulang bersamanya,
Lelaki ini dulunya bahkan lebih pendek daripada saya.

Lelaki yang pertama kali memuji saya cantik, saat saya keluar kamar mengenakan jilbab untuk pertama kalinya,
Lelaki ini pula yang menangis pertama kali, saat melihat Ibunya menangis,
Lelaki ini pula yang membela adik kecilnya saat adiknya ribut di luar rumah.

Lelaki ini, sekarang tumbuh besar, tinggi sekali :')
Ia lah orang yang siap mengantarkan saya dan mama kemanapun saat Ia ada di rumah,
Lelaki ini yang selalu bersemangat mengajari adik-adiknya untuk rajin belajar,

Lelaki 178 cm, Ia sudah tampak semakin dewasa sekarang,
Ia berlari sangat cepat, mengakselerasi diri, mengalahkan lingkungan sekitarnya.

saya sunggu mencintainya,
sungguh hebat wanita yang telah melahirkannya, yang mendidiknya, yang membesarkannya.  Meski dalam keadaan susah, berat dan payah.

"Uni, adek pengen jadi mentor"

Selamat menyelami ilmu Allah lebih dalam dek, rasakan keindahnnya.
Selamat mendewasa~ :')
Semoga limpahan kasih sayang Allah tidak pernah berhenti untuk mu, Restu Illahi.

Kamis, 25 Oktober 2012

Makna sebuah "panggilan"

0 comments
Saya sangaaaat suka saat seseorang memanggil nama saya dengan benar, Arnova. Ya, panggil lah saya dengan seindah-indahnya panggilan, Arnova. Mmmm, bukan saya aja sih, siapapun pasti senang dengan perlakuan demikian. -..-"

Nama kita itu ibarat cover kita, ia sebagai tanda pengenal kita, ga cuman di dunia tapi juga di akhirat nanti kan. Nama seseorang, pastilah diberikan oleh orang tua tercintanya berisi kalimat-kalimat baik, indah, dan doa bagi si pemilik nama. Dalam anjuran Islam, memilih nama yang baik telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, salah satunya kisah dimana Rasulullah pernah memberi nama seorang bayi dengan nama Abdullah.

Nama adalah doa, ada harapan dari orang tua kita untuk termanifestasinya nama itu pada diri kita. :)

Makanya, setiap mau ta'aruf di forum-forum kecil dan saya yang jadi moderator forum kecil itu, saya akan minta orang-orang di dalamnya memperkenalkan arti nama mereka masing-masing. Dan Subhanallah, setiap nama memiliki makna yang indah ya. Seorang adik mente pernah bilang "teteh, aku malu, arti namanya ga sesuai sama aku". Saya jawab, "karena itu, makanya harus disesuaikan!" hihihi :B

Balik lagi ke "makna sebuah panggilan".
Lihat lah bagaimana cara Allah memanggil hamba-Nya, dengan seruan "Wahai orang-orang yang beriman..", romantis sekali kan? Panggilan itu diserukan untuk seluruh umat Islam dengan berbagai strata keimanan, baik yang keimanannya tinggi maupun untuk orang-orang yang keimanannya masih rendah. Jujur, saya--sebagai hamba-Nya sangat seneng dipanggil dengan panggilan "orang-orang beriman" ini, oh Allah! :3

Jadi, saat kita udah paham kalo panggilan yang baik itu membawa kebahagiaan, ayo mulai dari sekarang manggil nama orang dengan panggilan yang dia sukai. :3 *saya jadi ingat dosa-dosa saya yang men-dzalimi teman-teman saya dengan panggilan-panggilan yang saya bilang itu adalah panggilan sayang buat mereka, tapi panggilannya rada aneh -.-", maaf ya ukh. Alhasil, malam ini saya nanya sama cakue, "ca, kamu ridho ga aku manggil kamu cakue, sejujurnya itu adalah panggilan sayang dari aku?" Dan Alhamdulillah cakue ridho :_) *hahaha, ga penting* -_-. Fyi, nama asli cakue adalah Annisa Lidra Maribeth.

"Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman..." -Q.S Al-Hujurat 11

Sabtu, 20 Oktober 2012

Langit

0 comments
Hai Langit,
Betapa merah dirimu sore ini,
Jarang aku menyapa merah saga mu, seperti hari ini.

Langit, sungguh luar biasa Penciptamu dan Penciptaku.
Ah, lagi-lagi aku berkata itu! :")

Langit,
Ternyata setinggi apapun aku meloncat, tak pernah jemari ini bisa menyentuhmu.
Menyentuh keindahan mu.
Sebegitu inferior itu kah aku?
Hingga aku terbang ke galaksi lain pun, belum juga bisa menggapai mu.
Mungkin memang lebih baik aku diam-diam memandang mu dari tempatku,
Bersembunyi malu,
Seperti malunya matahari kepada mu saat malam tiba,
Yang diam-diam "terlihat" hilang, padahal matahari sama sekali tak hilang.

Mungkin seperti itulah aku terhadap mu, Langit.



Jatinangor, 18 Oktober 2012
00:17 am

Selasa, 16 Oktober 2012

Musik : Bingkai Kehidupan

0 comments

Mengarungi samudera kehidupan,
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan,
Tiada masa untuk berpangku tangan

Setiap titis peluh dan darah,
Tak akan sirna ditelan masa
Segores luka di jalan Allah,
Kan menjadi saksi pengorbanan

Allohu ghoyatuna
Ar Rosulu qudwatuna
Al Quranu dusturuna
Al Jihadu sabiluna
Al Mautu fi sabilillah, asma amanina

Allah adalah tujuan kami,
Rasulullah teladan kami
Alquran pedoman hidup kami,
Jihad adalah jalan juang kami
Mati di jalan Allah adalah,
Cita-cita kami tertinggi

-Shoutul Harokah

Minggu, 14 Oktober 2012

Pengorbanan

0 comments
"Takdir seorang pahlawan adalah bahwa ia tidak pernah hidup dan berfikir dalam lingkup dirinya sendiri" -Anis Matta, Mencari Pahlawan Indonesia

Pengorbanan, bukan terkorbankan.
Terbesit suatu pikiran, saya itu cuma ikut satu organisasi loh, tapi nyatanya rentetan kegiatan saya yang katanya cuma satu itu tidak seperti tulisannya "cuma ikut 1 organisasi". Ternyata, hari-hari saya banyak terkorbankan untuk hal-hal lain, fikiran saya banyak juga mikirin yang lain, dan bukan hanya untuk 1 organisasi itu. Bercabang sana-sini. Sampai-sampai, orang tua saya selalu ingetin, "kamu itu mahasiswa fk loh!" atau "kamu itu masih mahasiswa looh, tugasnya be-la-jar, pikiran buat akademiknya dikemanaiin?" (-__-") Sejatinya, saat saya menyukai sesuatu, maka sesuatu itu akan saya kerjakan! Meski  untuk sesuatu itu pun fikiran saya bercabang kemana-mana, ya engga apa-apa, namanya juga suka. :D

Karena saya percaya,
saat kamu mencintai suatu pekerjaan, maka kamu akan menyimpan 1 energi ketika melakukan pekerjaan itu. :)

Bukan hanya menyimpan energi, tapi semakin mengerjakan, makin tumbuhlah rasa cintamu terhadap pekerjaan itu, sehingga manfaat yang tersebar pun akan semakin banyak dan luas!

Lalu, bagaimana jika saya tidak cinta terhadap suatu pekerjaan? :<
:<
Jika belum tumbuh rasa cinta itu, maka berkorbanlah. Karena sikap pengorbanan lah, seorang pahlawan yang sesungguhnya tidak hanya berfikir dalam lingkup dirinya sendiri. Pemikirannya luas, ga hanya soal suka atau tidak suka, cinta atau tidak cinta! Ketika pengorbanan itu muncul, maka bersatupadu lah ia dengan rasa pertanggungjawaban, keberanian, dan kesabaran. :")

Berkorbanlah.
Saat amanah itu memberatkan pundakmu, maka berkorbanlah! Ternyata ada kewajiban mu untuk amanah ini, ternyata orang-orang begitu mempercayaimu. Jadikan keberanian jiwa sebagai perisaimu, kesabaran menjadi nafas panjangmu. Percayalah, kamu bukan orang yang ter-korbankan, melainkan kamu adalah Pahlawan yang sedang berkorban. Pahlawan yang tidak setengah-setengah memberikan harta dan jiwanya. Pahlawan yang membuang segala ego, yang senantiasa meluruskan niatnya, yang tidak pernah lelah memberi.



Semangat para pahlawan!

Sabtu, 13 Oktober 2012

seorang yang sholeh

0 comments
Suatu hari seorang teman bercerita,

"aku mau nambah satu lagi kriteria buat suami!" Ia memulai pembicaraan dengan intonasi mantap.
"apa?"
"aku pengen suami aku nanti adalah seorang mentor!"

Saya setengah kaget. Sekaligus kagum dengan akhwat ini, karena sejatinya akhwat ini adalah akhwat gaul yang keren. Ternyata ada sosok seorang mentor yang beliau inginkan untuk jadi imamnya kelak. hiks, Subhanallah :_)

kesimpulan saya  adalah : pesona kesholehan itu memang tiada duanya, mau anak gaul, anak mesjid, anak kutu buku, anak yang suka korea kek, semua InsyaAllah suka orang yang sholeh, semua suka sama orang yang terpaut hatinya sama Allah. :_)

selamat memperbaiki diri, jika manusia saja suka sama orang-orang yang sholeh, apalagi Allah :_)


Jumat, 12 Oktober 2012

Fiqh Dakwah #1

0 comments
"Jalan dakwah adalah jalan yang satu. Di atas jalan inilah Rasulullah SAW dan para sahabat r.a berjalan. Demikian juga para pendukung dakwah, berjalan dengan taufik dari Allah SWT. Kita berjalan berbekal iman, amal, mahabbah dan ukhuwah. Rasulullah SAW menyeru mereka kepada iman dan amal, kemudian menyatupadukan hati-hati mereka atas dasar cinta dan ukhuwah, berpadulah kekuatan iman dan kekuatan aqidah dengan kekutan persatuan. Jadilah jama'ah mereka menjadi jama'ah contoh teladan". -Fiqh Dakwah 1

Saya baru baca beberapa lembar halaman di awal-awal loh! Fiqh Dakwah 1 bener-bener bikin merinding, takjub dengan perjuangan-perjuangan terdahulu, telebih dengan pemuda-pemuda yang tidak gentar dan tidak takut dengan tipu daya, fitnah dan siksaan musuh-musuh Allah di jalan dakwah.

Belum lagi pembahasan tentang pejalanan dakwah Ikhwanul Muslimin, dengan persoalan-persoalan yang muncul, kemudian dibahas dengan sangat komprehensif! Ga sabaaar mau baca semua, dan lanjut ke Fiqh Dakwah 2. *\(^.^)/*

Hal-hal seperti ini, yang mungkin kita fikir kita ga perlu tau, tapi sebenernya kita harus tau. Minimal kalau kita belum dapet urgensinya kenapa harus baca buku semacam ini atau kenapa harus berkecimpung untuk tahu fakta-fakta ini? niatkan aja dulu untuk mencari ilmu. :) Ini ilmu tentang dakwah Islam loh, bermanfaat pasti, toh ilmu tentang agama kita sendiri. :"")

"Bacalah, dengan menyebut nama Tuhanmu..!"

"Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan menuju Surga" -H.R Muslim


Kamis, 04 Oktober 2012

koas racun :Daftar PPDS

0 comments

ini lucu banget! :D
tapi percayalah, bahwa kelucuan ini masih ada di Indonesia.
saya jadi takut gimana nasib perjuangan saya menuju test PPDS (*baca: test spesialis) nanti. banyak banget cerita-cerita horornya.
semoga hal-hal horor itu sedikitpun tidak melemahkan :')
 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template