Senin, 26 November 2012

happy birthday, Membran Teladan!

0 comments
1 tahun sudah Membran Teladan menemani hari-hari saya. Alhamdulillah! \:D/
Ternyata saya bisa konsisten juga dalam menulis. :_)

Seiring usianya, mungkin masih banyak postingan-postingan ga jelas yang saya posting disini. Mudah-mudahan di antara postingan ga jelas itu, ada sedikit manfaat yang bisa didapat. Aamiin :')

Mungkin teman-teman heran mengapa blog ini bernama Membran Teladang?! Baiklah, disini saya akan sedikit membocorkan rahasia itu, tapi diem-diem aja yaaa, cukup kita aja yang tau!! :"")

Membran itu adalah bagian yang paling luar dari sel tubuh kita. Fungsinya adalah untuk proteksi organel-organel di dalamnya. Selain itu juga buat transportasi ion-ion yang keluar masuk. Membran itu identik dengan kuat! Seperti saya :p Secara histologinya pun, bentuk membran ini lucu, ada lipid bilayer, glicoprotein, kolesterol, macam-macam deh :3 . Terus, kebetulan tahun lalu saya ikut sekolah regenerasi buat para calon pemimpin kemahasiswaan di kampus. Nah, nama kelas saya adalah kelas Membran, makin terinspirasi deh. (-..-")

Teladan.
Diharapkan dari setiap tulisan-tulisan ringan ini, memberi rasa nyaman bagi pembacanya. Tulisannya menuju kebaikan. Mudah-mudahan bermanfaat dan memancarkan keteladanan. Aamiin~ :"|

Semangat Membran Teladan, semoga tetap istiqomah menebar kebaikan~

Kalau kamu bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka MENULISLAH! -Imam Ghazali

Btw, saya ada hadiah buat semua pembaca setia Membran Teladan. Jeeeng jeeeng, terima lah bunga di bawah ini! *resmi dikirim dari Jatinangor* :D Jangan ditanya ini bunga metik dimana yaaa. Hihi, saya jadi malu jika harus menceritakan sejarah darimana bunga ini berasal. :")

Jumat, 23 November 2012

Jejak Para Pecinta Rasul #2

0 comments
Alhamdulillah, saya berkesempatan lagi untuk buka blog, T_T. Sehari ga ngeblog itu rasanyaaaa ... hampa . :p Yak, mari melanjutkan cerita indah tentang cinta sahabat terhadap Rasulullah SAW. :_)

Cerita #6 :
Ketika Khubaib hendak dibunuh oleh orang kafir, beliau ditanya : "Sukakah engkau bila Muhammad menggantikanmu dan engkau selamat bersama keluargamu?"
Dengan suara laksana angin kencang, Ia berkata : "Demi Allah, aku tak sudi bersama anak dan istriku selamat menikmati kesenangan dunia, sedang Rasulullah kena luka walau oleh duri!!"

Cerita #7 :
Saat hijrah, Rasulullah dan Abu Bakar kehausan. Abu Bakar berkata, "Aku mencari susu untuk diberikan kepada Rasulullah, kemudian Rasulullah minum, hingga aku sendiri merasa kenyang." :__)

Cerita #8 :
Ali bin Abi Thalib berkata: "Demi Allah, Rasulullah lebih kami cintai daripada air dingin pada saat dahaga".


Allahumma shalli 'ala Muhammad ..

"Katakanlah : 'Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian." -Q.S Ali Imran : 31

Hanya 1 mungkin yang membedakan kita dengan para sahabat, yaitu kita tidak melihat Rasulullah secara langsung, tidak seperti para sahabat, yang memang hidup bersama beliau, yang melihat secara langsung keteladanan beliau. Namun, bukankah itu semua sudah jelas tergambar di Al-Qur'an? T__T

".... berat terasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagi kalian, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin." -Q.S At-Taubah : 128

Allahumma shalli 'alahi wa'ala aalih ..

"Wahai orang-orang beriman, bershalawatlah atasnya dan ucapkanlah salam dengan sebenar-benar salam!" -Q.S Al-Ahzab : 56

Saya jadi teringat sebuah lagu tentang Rasulullah, yang dinyanyikan oleh Sami Yusuf. Lagu tersebut membuat hati bergetar, sedih .. T__T

"You came to me in that hour of need
When i was so lost, so lonely
You came to me took my breath away
Showed me the right way, the way to lead

You filled my heart with love,
Showed me the light above
Now all i want is to be with you

You are one true love
Taught me to never judge
Now all i want is to be with you

Allahumma shalli 'ala Muhammad ..

Showed me right from wrong
Taught me to be strong
Need you more than ever,
Ya Rasulullah" :)

Rasulullah, bahkan menjelang detik-detik dicabutnya nyawa beliau, beliau masih menyebut-nyebut "Ummatii... Ummatii ..". Betapa besar kasih sayangnya untuk kita, Ummatnya. Betapa beruntungnya kita memiliki menjadi Ummatnya, umat terbaik, yang imannya paling mempesona. :_)

"Orang yang lebih tampan darimu, belum pernah mata ini melihatnya. Orang yang lebih sempurna darimu, belum pernah dilahirkan wanita. Engkau diciptakan bersih dari semua cacat dan noda. Seolah kau dicipta, seperti yang kau suka" - syair dari 'Aisyah r.a untuk Rasulullah SAW

Buktikan juga cinta kita pada Rasulullah SAW yok :_).
Kalo kita ga sempat menatap wajah Rasulullah dengan berlinang air mata, mengecup tangannya, mendekap tubuhnya penuh cinta, mencontoh langsung akhlak baiknya, membuat beliau tersenyum semasa hidupnya, jika kita ga sempat melakukan itu semua, dan memang tidak bisa, maka dekap erat sunnahnya.  Hingga kita dipertemukan di telaganya! InsyaAllah! :_)

Selasa, 20 November 2012

Jejak Para Pecinta Rasul #1

0 comments

Yak, masih dengan tema yang sama, yaitu "Mencintai Rasulullah SAW".
Kali ini saya akan menceritakan beberapa cuplikan cerita cinta para sahabat terhadap Rasulullah SAW, yang akan membuat kita sangat malu kalo hari ini masih punya idola selain Rasulullah SAW. :"(

Cerita-cerita ini juga merupakan oleh-oleh mabit di Pusdai beberapa hari yang lalu loh, selamat menikmati. Semoga setelah membaca ceritanya, kita kebanting dan segera berlari mencari tau apapun tentang Rasulullah, mempertebal cinta kita tentunya! :D

Anas r.a berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda :
"Tidaklah beriman salah seorang kalian sampai aku lebih dicintainya dari orang tuanya, anaknya, dan manusia seluruhnya."

Cerita #1 :
Seorang sahabat berkata "Ya Rasulullah, ayahku yang dalam keadaan kafir datang kepadaku dan menghinamu. Aku tidak rela, kemudian aku memukulnya."

Cerita #2 :
Seroang Ibu datang sambil menggendong anaknya lalu berkata :
"Ya Rasulullah, aku tahu anakku belum bisa berjuang, tapi Ya Rasulullah, bawalah anakku ini dan jadikanlah perisai. Ketika orang kafir menyerangmu dari sebelah kanan, lindungilah dirimu dengan anakku. Ketika orang kafir menyerangmu dari sebelah kiri, lindungilah dirimu dengan anakku."

Cerita #3 :
Seorang sahabat lain berkata :
"Ya Rasulullah, engkau lebih berharga dari nyawaku sendiri. Lebih berharga dari keluarga dan anak-anakku."

Cerita #4 :
Ketika Perang Uhud, beberapa sahabat berebut menjadi tameng hidup Rasulullah, melindungi beliau dari pedang dan panah yang akan melukai tubuhnya.

Cerita #5 :
Setelah Perang Uhud, seorang wanita Anshar kehilangan bapak, suami, saudara, dan anaknya. Ketika diberi tahu tentang itu, beliau malah bertanya, "Bagaimana dengan Rasulullah?"
Para sahabat bingung sambil berkata, "Rasulullah baik-baik saja."
Wanita itu berkata, "setiap musibah akan menjadi ringan selepas melihat Rasulullah selamat."

-bersambung ya :)

Jumat, 16 November 2012

Mencintai Rasul

0 comments
Al-Qur'an adalah semesta yang berbicara,
Alam semesta adalah Al-Qur'an yang diam,
Rasulullah SAW adalah Al-Qur'an yang berjalan

Jika kita tidak mencintai Allah,
mungkinkah kita akan mencintai orang yang paling mencintai Allah?

Jika kita tidak mencintai Al-Qur'an,
mungkinkah kita mencintai Rasulullah?

"Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagi mu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman". -Q.S 9:128

Rasulullah bertanya kepada para sahabat :
"Siapa makhluk yang imannya paling mempesona?"

Para sahabat menjawab : "Malaikat, ya Rasulullah"

Rasulullah menjawab : "Bagaimana mereka tidak beriman? Bukankah mereka berada di samping Allah?"

"Kalau begitu mungkin para Nabi, ya Rasulullah?"

Rasulullah menjawab : "Bagaimana para Nabi tidak beriman? Bukankah pada mereka wahyu Allah diturunkan?"

"Kalau begitu, pasti kami para sahabatmu, Ya Rasulullah"

Rasulullah menjawab : "Bagaimana kalian tidak beriman? Bukankah aku berada di tengah-tengah kalian?"

"Kalau begitu, siapa mereka Ya Rasulullah, yang imannya paling mempesona?"

Rasulullah menjawab : 
"Yang paling menakjubkan imannya adalah mereka yang sesudahku, mereka beriman kepada ku padahal tidak pernah berjumpa dan melihatku. Yang mempesona imannya adalah mereka yang tiba, setelah aku tiada. Yang membenarkanku tanpa pernah melihatku."

Kemudian Beliau meneruskan perkataannya ..
"Alangkah rindunya aku kepada mereka (Umatku),
Alangkah bahagianya aku bisa bertemu mereka".

Ummatii .. Ummatti ..

Ya Rasulullah, kami juga merindukan mu! :')

dear Gaza

0 comments
Saat langit bewarna merah saga
Dan kerikil perkasa berlarian
Meluncur laksana puluhan peluru
Terbang bersama teriakan takbir

Semua menjadi saksi
Atas langkah keberanianmu
Kita juga menjadi saksi
Atas keteguhanmu

Ketika YAHUDI-YAHUDI membantai
Merah berkesimbah di tanah airmu
Mewangi harum genangan darahmu
Membebaskan bumi jihad Palestina

Perjuangan telah kau bayar
Dengan jiwa, syahid dalam cinta-Nya
- Merah Saga, Shoutul Harokah


muslimdaily.net.com
salam-news.com
albawa.com


Meski tak bisa datang kesana, tak bisa turut berjuang, tak bisa memberi bantuan, minimal suarakan!!
Pekikkan ke dunia yang bisu dan memble ini!
T_T
Israel La'natullah, Allah akan melaknat kalian dunia dan akhirat.

"Dan Janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya - Q.S Al-Baqarah : 154

"Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup, di sisi Tuhannya mendapat rezeki, mereka bergembira dengan karunia yang diberikan Allah kepadanya, dan bergirang hati terhadap orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada RASA TAKUT pada mereka dan mereka TIDAK BERSEDIH HATI - Q.S Ali 'Imran : 169-170

Selasa, 13 November 2012

Cerpen : Jihadnya Seorang Ibu dan Istri

0 comments
Bismillah :D
Kali ini saya akan mem-posting salah satu cerpen yang pernah saya buat di www.dakwatuna.com . Alhamdulillah respon dari pembaca cukup baik. Cerpen ini juga termasuk yang paling populer dan merupakan pilihan pembaca beberapa hari terakhir. Meskipun masih banyak kekurangan untuk cerpen ini, karena sejujurnya saya baru beberapa kali menulis cerpen, masih harus banyak belajar.

Cerpen ini menceritakan tentang semangat seorang anak untuk menolong saudara-saudaranya di Palestina sana. Terinspirasi dari perjuangan ayahnya. Semoga semangat seorang bocah kecil ini bisa menular ke kita semua, agar lebih membuka mata dan peduli terhadap saudara-saudara kita disana.
Selamat membaca!
Silakan membaca  cerpennya disini :)

Minggu, 11 November 2012

Apabila Allah mencintai

0 comments
Rasulullah SAW bersabda :
Apabila Allah mencintai seseorang, maka Ia akan mengatakan pada Jibril bahwa Ia mencintai Fulan, maka cintailah dia. Maka Jibril pun mencintaiya, lalu Jibril menyerukan kepada seluruh penghui langit : "Sesugguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah dia. Maka penghuni langit pun mencintainya. Kemdian penghuni langit akan menyerukan kepada penghuni bumi untuk mencintainya.
-HR. Bukhari

Raihlah cinta tertinggi itu, cinta dari Yang Maha Memiliki cintai. Maka tidak cuma Ia yang mencintai mu, tapi seluruh semesta juga turut mencintai. :_)


f4ez4h.tumbl.com

Kamis, 08 November 2012

21

1 comments
21 tahun lalu, di kota Padang, Sumatera Barat. Kira-kira setengah 1 malam saya dilahirkan, begitu kata mama.

21 tahun itu telah berlalu dengan cepat! :D
Rasanya baru kemarin saya berjalan kaki sejauh 1 kilometer menuju SD, ditemani mama. Enam tahun berikutnya, Naik angkot berdua bersama adik tercinta menuju SMP yang cukup jauh dari rumah kami. Bahkan pernah naik angkot sendirian jam setengah 6 pagi, dari Kabupaten Muaro Jambi menuju Kota Jambi untuk sekolah, dan pulang jam setengah 7 malam dari Kota Jambi menuju Kabupaten Muaro Jambi karena harus ikut kursus bahasa Inggris terlebih dulu sorenya. Perjalanan tersebut mungkin hanya bisa dibayangkan untuk orang yang berdomisili di Provinsi Jambi. Hehehe, penuh hutan dan semak loh saat itu!

Ah tapi itu sama sekali tidak menantang sebenarnya. Itu sih masih masih biasa.

Banyak sekali keadaan dimana saya dituntut harus kuat, harus kuat, harus kuat. Secara tidak saya sadari, mungkin keadaan itu juga yang membantuk karakter saya sekarang. Kondisi-kondisi tersebut membuat saya agak malas meminta tolong pada orang lain. Toh saya bisa sendiri kok. Saya kuat memendam segala uneg-uneg yang ada sendiri, kenapa mesti harus cerita ke orang lain. Bahkan ada momen-momen dalam hidup saya, dimana saya tidak suka dipedulikan oleh orang lain, hehehe. Dipedulikan dan diperlakukan seperti sosok melankolis kebanyakan itu adalah annoying! xD *tapi itu kadang-kadang aja kok, ^^,V

Intinya, selama sesuatu itu bisa saya handle sendiri, akan saya selesaikan sendiri. Saat kesedihan itu milik saya sendiri, maka akan saya simpan sendiri. Tetapi sesungguhnya, apapun yang terjadi dalam untaian perjalanan panjang ini, saya yakin ada kisahnya yang lebih tragis daripada kisah saya. Keyakinan itu lah yang membuat saya selalu bersyukur, dan tidak takut untuk selalu melangkah maju. #eaaa ^^ 


"Setiap bencana yang menimpa di bumi dan menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh yang demikian itu mudah bagi Allah."

"Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri, yaitu orang-orang yang kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir. Barang siapa berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya Allah, Dia Mahakaya, Maha Terpuji."
-Q.S Al-Hadid : 23-24



Allah, Allah Allah! :__D
Semoga cinta-Nya tak pernah berhenti untuk saya, dan saya sebagai hamba yang lemah ini, juga tak pernah bosan untuk terus mencintai-Nya. Menghadirkan-Nya ke seluruh aspek kehidupan saya.

Terima kasih atas ucapan dan doanya. Kadonya. Kejutan kejutan failed-nya. Saya bahagia. Cukup dengan mengucapkan 'selamat' saja saya udah bahagia. Dalam hati saya berdoa, semoga malaikat meng-Amin-kan ucapan mereka, dan semoga doa tersebut juga berlaku untuk mereka.

Perjalanan ini masih panjang, penuh lika liku, bukit yang tinggi dan lembah yang dalam. Allah. Akan sangat melelahkan rasanya, jika aku tidak berjalan bersama-Mu. Senantiasa lah hadir dan menyala-nyalah lah di hati ini, Allah.
Jika nanti waktu ku telah habis, maka tempat kan lah aku, seperti Engkau menempatkan orang-orang sholeh sebelum ku. Pantaskan lah aku untuk bertemu dengan-Mu di Surga-Mu, nanti.

6 November 1991- 6 November 2012
Arnova Reswari




 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template