Sabtu, 25 Januari 2014

#1Hari1Ayat : IBU

Ibu, sesosok wanita ..
Yang Allah anugrahkan kasih sayang yang "melimpah ruah" darinya untuk anaknya.
Yang bisikan doa-doanya selalu demi kebaikan anaknya.
Yang seluruh hari-harinya Ia habiskan untuk anak-anaknya.
Yang tak pernah lelah mendidik.
Yang tak pernah letih mendengar, mengarahkan, dan mengingatkan.
Yang tak habis-habis cintanya.
Yang akan lebih dulu sakit, yang akan lebih dulu menangis saat hal-hal buruk terjadi pada anaknya.
Yang (bahkan) rela mati untuk anaknya.

Sebesar apapun usaha kita tak akan pernah bisa membalas semua kebaikannya. Bahkan sejak hari pertama hidup (di dalam rahim) pun kita sudah menyusahkannya. Membuat ibu kesakitan dan harus mual muntah saat pagi. Menyedot semua nutrisi ibu sesuka hati kita. Hingga kita menjadi semakin berat dan semakin menyusahkan ibu. Tidak jarang Ibu merasakan sakit, atau bahkan pendarahan saat kita bergitu hiperaktif bergerak.

Setelah 36 minggu hidup, kita masih saja merepotkan. Kesakitan demi kesakitan yang teramat sangat Beliau rasakan. Nyawa taruhannya.

Setelah lahir, ternyata kita masih saja merepotkannya. Saat masih menjadi bayi, menjadi balita, menjadi anak-anak, menjadi remaja, hingga dewasa. Ibu tak pernah lelah. Mungkin Ibu lelah, tapi kelelahan itu tak pernah terlihat dari wajahnya. Ia tetap tersenyum di depan anak-anaknya. Seolah-olah ibu seperti tak punya beban.
Dari Abu Hurairah r.a, Beliau berkata, "Seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi SAW menjawab, 'Ibu mu!' dan orang tersebut kembali bertanya, "Kemudian siapa lagi?' Nabi SAW menjawab, 'Ibu mu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibu mu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'kemudian siapa lagi?' Nabi SAW menjawab, 'kemudian ayahmu'." -HR. Bukhari-Muslim


"Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia 2 tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Ku lah kamu kembali" (Luqman :14)

Sungguh, aku tak akan pernah mampu membalas kasih sayangmu, Ibu. Hanya mampu mendoakanmu di setiap selesai sholatku. Hanya mempu belajar maksimal untuk membahagiakanmu kelak. Berharap Allah terus mencurahkan kasih sayangnya untuk mu, Ibu. :'"")


Untuk Ibuku, Ibumu, dan Ibu seluruh dunia..

Jambi, 25 Januari 2014

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template