Selasa, 18 Desember 2012

Imperium

"Dalam tradisi perlawanan, taruhannya adalah keberanian. Disini, taruhannya adalah kearifan. Tapi dalam dua-duanya ada kesunyian. Disana kamu melawan dalam sunyi, di sini kamu bekerja dalam sunyi. Disana kamu berdarah-darah sendiri, disini kamu menguras semua energi jiwamu. Memeras serat-serat pikiranmu. Sendiri.

Ketika orang tertidur, kamu terbangun, itulah susahnya.
Ketika orang merampas, kamu membagi, itulah peliknya.
Ketika orang menikmati, kamu menciptakan, itulah rumitnya.
Ketika orang mengadu, kamu bertanggungjawab, itulah repotnya.
Maka tidak banyak orang bersama mu disini .."

-Mencari Pahlawan Indonesia, Anis Matta

Pasca UJIAN TULIS CIMSA Get-OFFicial, untuk generasi terbaik CIMSA FK Unpad 2013-2014.

"Tidak akan ada banyak orang bersamamu!" Kenikmatan kebersamaan itu hanya sementara, saat waktu mulai mengikisnya, yang membersamai mu akan berguguran satu per satu. Hilang. Dan kamu mulai merasakan sesaknya kesendirian.

Teringat saat dulu saya pernah ikut tasqif Leader yang dilaksanakan oleh Divisi Kaderisasi KAMI Asy-Syifaa'. Saya bertanya kepada salah seorang pelaksananya,
"Lho kok yang hadir cuma segini?"
Dengan tegar Ia menjawab, "begini lah teh, tidak mudah untuk menjadi pejuang, hanya orang-orang kuat lah yang mampu bertahan."

Memang harus benar-benar membersihkan niat lagi, agar tetap kuat bertahan. :')

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template