Selasa, 19 Februari 2013

Allah, Sebaik-baik Penolong

Suatu hari, seorang teman memanggil saya. Saat mata kami saling bertemu, ia memberi kode agar saya menghampirinya. Saya pun menghampirinya, meski dalam hati heran. Setelah duduk tepat di sampingnya, ia langsung menyenderkan kepalanya dan memeluk lengan saya.

Beberapa menit ia bercerita tentang skripsinya, bercerita tentang betapa sulit ia membangun hubungan baik dengan pembimbingnya dan lain lain.

Sesungguhnya saya begitu speechless, karena faktanya,  keadaan saya pun tak lebih baik darinya. Bahkan mungkin lebih berat menurut saya. Bahkan mungkin lebih menyedihkan.

Namun saya coba membahagiakannya dengan tidak mengeluhkan hal yang sama. Mencoba berfikir positif dan dalam hati pun mempositifkan pikiran saya. Menentramkan hatinya dan diam diam menentramkan hati sendiri.

Oh Allah, Engkau Maha Mengetahui sebatas apa kemampuan hamba-Mu. Maka, kuatkanlah!

Tidak mengeluh, berusaha bersyukur atas apapun keadaan, dan mengingat-ingat Allah, cukup membuat saya kuat akhir-akhir ini. Daripada mendengar kata SEMANGAT yang sebenarnya tidak berarti dan tidak membantu.

Sungguh Allah, sebaik-baik Penolong!

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template