Minggu, 10 Maret 2013

Proses Upgrading dan Assessment dari Allah

Orang bilang, semakin tinggi suatu pohon, semakin kencang pula angin yang menerpanya. Angin yang akan senatiasa istiqomah menumbangkannya.

Setiap kali saya melihat muka-muka cerah anak-anak yang seperti kucing, lucu sekali, seolah-olah mereka hidup sangat nyaman. Tanpa beban. Saat diberi mainan, mereka bermain, saat lelah mereka tertidur, saat lapar mereka akan minta makan, saat mainannya diambil, mereka akan menangis. Tidak ada gejolak batin yang begitu berarti mungkin ya. Semua mengalir seperti air.

Seiring bertambahnya usia, pikiran mulai kompleks. Kontaminasi dari paparan luar rumah yang begitu menghantam, membuat hidup tak sesantai di masa lalu. Mulai muncul konflik yang mungkin suatu hari "konflik" itu akan jadi bahan tertawaan di masa depan. Ya, begitu lah dunia, begitu lah hidup. Fitrah manusia itu memang lemah. Jauh sedikit saja dari Tuhannya, ia tak berdaya.

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman", dan mereka tidak diuji?" -Q.S Al-'Ankabut : 2

Ternyata hanya dengan berucap "Kami beriman", itu belum cukup. Mau dia sungguh-sungguh beriman  atau beriman (yang dipertanyakan (?)), tetap saja ujian itu datang.

Ujian itu ibarat suatu bentuk upgrading dari Allah. Cara menyelesaikannya? ya harus dilewati. Mau tidak mau, harus dilewati, karena mau berbelok kemana pun, tetap saja akan ada ujian. :D Akan tetapi Muslim yang baik punya cara elegan dalam menghadapi ujian, salah satunya sabar dan percaya bahwa Allah tidak akan menguji seseorang diluar kemampuan orang tersebut".

"Allah  tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya."
-Q.A Al-Baqarah : 286

Ujian itu juga proses penyeleksian Allah. Bukan kah di ujian sekolah (baca :UTS, UAS), dilaksanakan agar dosen tau siapa yang paling pintar di antara murid-muridnya? Begitu pula ujian kehidupan, santai saja, Allah sedang menilai dan menyeleksi kita. Memisahkan orang-orang yang benar dan orang-orang yang berdusta.

"Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta"
-Q.S Al-'Ankabut : 3 

Lalu, huff ..
Sebelum kita menari hawai menggerakkan kedua tangan dan melentikkan jari jemari, sebagai tanda DEPRESI BERAT. Bagaimana caranya kita menang atas proses Upgrading dan  rangkaian Assessment yang tiada berakhir sampai hembusan nafas terakhir ini??
Mari lanjutkan baca Al-'Ankabut !

"Barang siapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
-Q.S Al-'Ankabut : 5

Terjawab sudah. :')
Sekuat apapun angin cobaan, ingat aja Al-'Ankabur : 5. Dunia ini memang tempat bersusah-susah. Maka lalukanlah sebaik yang kita bisa, demi pertemuan terindah itu.

weheartit.com

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template