Kamis, 02 Mei 2013

Catatan Temu Nasional Negarawan Muda #4


Senin, 29 April 2013

Setelah sholat dan disuguhi sarapan, kami dan Bu Dwi menuju ladang. Ladang wortel dan buncis beliau cukup jauh dari rumah. Kami harus mendaki dan menurun dulu menyisir lereng gunung. Perasaan lelah karena jauh berjalan tidak begitu terasa saat melihat disekeliling kami berubah menjadi hijau, Subhanallah.

Sekitar jam 11an, kami pamit dengan Bapak dan Ibu Dwi. Mereka menyayangkan kami yang cuma sebentar menginap. Hehe. Semoga ukhuwah kita tetap terjalin meskipun harus dipisahkan oleh keadaan.

Dari rumah Pak Dwi, kami menuju rumah Pak RW untuk pengenalan budaya Reog. Reog merupakan salah satu khas Desa Pancot. Beliau juga bercerita tentang asal muasal nama Desa Pancot dan sedikit bercerita tentang Reog di desa tersebut. Dari rumah Pak RW, kami menuju rumah Pak RT untuk pamitan meninggalkan desa. Kemudian lanjut ke tempat wisata Outbond dengan sedikit berjalan kaki. Awalnya, saya males-malesan ikut outbond. Ternyata, setelah dipaksakan melawan rasa mager, ikut outbond saat badan seperti setengah melayang seru juga. :p Outbond nya super-seru, dan ditutup dengan main paintball dan berujung dengan kemenangan tim Biru. *horeee~

Dari Lapangan Outbond, kami tetap harus berjalan kaki, entah berapa kilometer, menuju Penginapan.

Malam ini adalah malam terakhir kami di Tawangmangu. Hiks.
Setelah sholat Isya, kami berkumpul kembali untuk acara Makrab. Semua Universitas menampilkan khas daerah masing-masing. :’)

Selasa, 30 April 2013
Hari ini adalah hari terakhir kami di Tawangmangu. 
Pagi yang cukup mengharukan. 

Setelah penutupan secara resmi dan diakhiri dengan bertukar kado, peserta kembali menuju bus. Kami akan menuju GWO Sriwedari lagi, tapi kali ini bukan untuk nonton wayang orang. Kami disambut oleh mas *saya lupa nama Beliau* di depan halaman GWO Sriwedari, tepat di samping jalan raya. Di sana, kami berdeklarasi sebagai Negarawan Muda, yang InsyaAllah akan membaktikan diri kami untuk Indonesia. Diakhiri dengan goresan tanda tangan kami di sebuah spanduk. :’)
Hasil tukeran kado secara random.
Entah dari siapa kado ini, tapi sungguh bikin terharu :')


Delegasi dari berbagai Universitas


Setelah beberapa kali berfoto, perjalanan dilanjutkan ke Museum Radya Pustaka.

Berakhirlah perjumpaan kami. Kami harus kembali ke habitat masing-masing, merealisasikan janji-janji kami, untuk Islam dan Indonesia tercinta.

Sebelum kembali ke Stasiun Balapan Solo, saya dan teman-teman lain sempat sholat di Mesjid Raya Surakarta dan belanja oleh-oleh di Pasar Klewer loh~ :)

Alhamdulillah, sekian cerita saya. Semoga ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik dari setiap momen. O:)


“Kita adalah waktu, yang tiap detiknya adalah kehilangan. Kecuali yang menanam biji kebaikan, setiap kehilangan akan menumbuhkan pohon masa depan"
– Yudi Latif 

0 comments:

Posting Komentar

 

Arnova Reswari Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template